Bisnis Jambi di Tengah Corona

Dampak Virus Corona Semakin Buruk, Banyak Hotel di Jambi Terancam Tutup

Satu hotel di Kabupaten Merangin dikabarkan tutup imbas dari wabah virus corona.

https://www.medscape.com/
Coronavirus atau Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satu hotel di Kabupaten Merangin dikabarkan tutup imbas dari wabah virus corona. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Jambi, Yudi Ghani.

"Iya betul, ada satu hotel yang tutup, itu imbas karena tidak ada kegiatan, dan akhirnya menutup diri (tutup), per tanggal 20 Maret lalu memilih untuk tutup," kata Yudhi.

Pihaknya membagi beberapa golongan untuk hotel yang berniat tutup.

"Yakni ada hotel yang berencana untuk tutup walaupun bukan karena virus corona, tapi hotel sudah berniat untuk tutup apalagi kejadian karena ini pasti mereka memilih tutup."

"Lalu ada hotel yang menutup total seperti teman kita yang di Merangin, karena cash flow sehari hari untuk membayar gaji sudah tidak bisa jadi memilih tutup dan karyawan dirumahkan, lalu ada hotel yang tutup tapi buka dengan pengertian merumahkan hampir 70-80 persen manajemen, tapi ada beberapa tamu-tamu yang stay dan tetap dilayani, buka tapi malu malu, jadi ada kategori seperti itu," ujarnya.

Surat Cut Off Dana Hibah Pilkada Serentak, Honor PPK Bulan Maret Masih Dibayar

Punya Riwayat ke Singapura, Warga Bungo Alami Sesak Napas dan Batuk, Kini Jadi PDP

Update Kasus Virus Corona di Provinsi Jambi Jumat 3 April 2020, di Bungo Jumlah PDP Bertambah

Lalu ada yang dituntut sementara untuk merumahkan karyawan. Hotel memilih untuk tutup bukan hanya karena dampak corona saja, tetapi ada faktor lain ditambah dengan kondisi karena Covid-19 saat ini.

Yudhi mengatakan, low season perhotelan terjadi di awal tahun dan bulan puasa, hotel kemungkinan akan berpikir untuk merumahkan karyawan hingga bulan puasa. Apalagi saat ini belum ada kepastian dari pemerintah sampai kapan pembatasan aktivitas di luar rumah dan pelarangan melakukan kegiatan yang melibatkan banyak masa akan dicabut.

Banyak hotel di Kabupaten/kota terancam tutup imbas dari tidak adanya tamu dan kegiatan. Tidak hanya di Kabupaten/kota saja di kota Jambi pun banyak hotel yang terancam tutup.

Walaupun begitu, jika ada tamu yang ingin menginal di hotel, akan tetap dilayani dengan catatan sebelum masuk ke hotel tamu tetap harus mencuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, menggunakan hand sanitizer.

Saat ini, PHRI bersama Dinas Pariwasata dan Dinas Ketenagakerjaan sedang melakukan pendataan siapa saja yang terimbas akibat Covid-19.

"Saat ini kita sedang melakukan pendataan bersama Dinas Pariwisata dan Dinas Ketenagakerjaan dan kita harap kawan-kawan yang terkena dampak bisa mendapat bantuan pemerintah seperti pra kerja, selain itu kita juga meminta kemudahan pembayaran pajak, listrik dan air, berat itu kalau tidak dibantu dengan relaksasi pajak," pungkasnya.

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved