Virus Corona di Jambi

Putus Penyebaran Covid-19, Universitas Jambi Akan Produksi 1.500 Botol Hand Sanitizer

Salah satu usaha untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 adalah dengan cara mencuci tangan memakai sabun maupun memakai hand sanitizer.

Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Nurlailis
Universitas Jambi akan membuat hand sanitizer yang diproduksi massal. Langkan ini penting untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) dan Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi berkolaborasi membuat hand sanitizer yang diperuntukan bagi seluruh Keluarga Besar Universitas Jambi maupun untuk masyarakat sekitar kampus.

Hal ini disebabkan keberadaan handsanitizer mulai jarang ditemui. Dan jika pun ada, harga yang ditawarkan di atas harga standar.

Salah satu usaha untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 adalah dengan cara mencuci tangan memakai sabun maupun memakai hand sanitizer.

“Sekarang sudah diproduksi sekitar 1.456 botol hand sanitizer. Bisa saja bertambah jumlahnya tergantung bahannya. Kalau ada etanol lagi, kami tetap akan memproduksi hand sanitizer,” ujar Dr. Revis, dosen Unja.

Bagaimana Cara Membersihkan Barang Belanjaan Selama Pandemi Covid-19?

150 Santri Lirboyo Asal Tanjab Barat Akan Dipulangkan, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Rapid Test

VIDEO Wakil Bupati Muarojambi Kunjungi Posko Covid-19 di Wilayah Perbatasan Jambi-Palembang

Revis juga mengatakan, pembuatan hand sanitizer awalnya hanya untuk kebutuhan sendiri. Namun karena ada permintaan dari Rektor untuk membuat hand sanitizer yang diperuntukan bagi keluarga besar Unja, maka tim memproduksi hand sanitizer dengan jumlah banyak.

Saat ini tim sedang menunggu bahan baku yang dibeli langsung dari Jakarta akibat langkanya bahan baku di Provinsi Jambi. Adapun pembuatan hand sanitizer nantinya akan dilakukan pada masing-masing laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.

“Dengan dukungan penuh dari Rektor untuk membuat hand sanitizer dalam jumlah banyak, tim berkolaborasi dengan FKIK dalam produksi massal tersebut,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved