Dampak Corona di Jambi
150 Santri Lirboyo Asal Tanjab Barat Akan Dipulangkan, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Rapid Test
Kurang lebih 150 orang santri Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur akan dipulangkan ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Kurang lebih 150 orang santri Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur akan dipulangkan ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Untuk diketahui bahwa 150 orang santri tersebut merupakan warga Tanjabbar yang bersekolah di Kediri.
Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Taharuddin, Kamis (2/3). Ia menerangkan bahwa 150 orang tersebut akan dipulangkan Kabupaten Tanjabbar dengan menggunakan bus.
"Sekarang informasi terakhir yang didapat bus yang membawa mereka sudah melewati merak," ujarnya, Kamis (2/4).
Ia menyebutkan bahwa pihaknya akan mengambil langkah dengan melakukan screening terhadap 150 santri tersebut. Diperkirakan rombongan santri akan tiba di Tanjabbar pada Jumat (3/5). Taharuddin juga menyebutkan bahwa saat ini phaknya tengah di persiapkan termasuk para personil yang nantinya akan melakukan screening.
• Empat Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Ini Sembuh Dalam Waktu Bersamaan, Ternyata Obat Ini
• DPRD Provinsi Jambi Beri Bantuan untuk Penanganan Covid-19 ke RSUD
• Apa Ciri-ciri Corona Tanpa Gejala Umum, dari Kehilangan Indera Perasa hingga Masalah Pencernaan
"Semua personel yang terlibat langsung telah diperintahkan mempersiapkan segala sesuatunya sesuai SOP. Lokasi screening direncanakan pada BLK dekat Mako Brimob," tambahnya
Disisi lain, pihaknya tidak bisa menolak untuk menerima kedatangan dari rombongan santri tersebut, hal ini lantaran memang semua santri adalah masyarakat Kabupaten Tanjabbar. Langkah ke depan jika memang ada yang terdeteksi Covid-19, pihaknya akan tetap mengikuti protokol kesehatan.
"Biar bagaimana pun mereka (santri) adalah anak kita. Tapi tetap protokol kesehatan kita berlakukan, tugas Tim Medis yang akan melakukan screening kesehatan mereka," katanya.
"Rapid test akan dilakukan tapi tergantung kondisi kesehatannya. Kita doakan mereka sampai ke Tungkal dalam keadaan sehat semua," pungkasnya.