Rapid Test di Jambi
Rapid Test Bukan untuk Diagnosis, Begini Penjelasan IDI Jambi
dr. Nirwan, ketua gugus tugas IDI center Covid-19 Jambi menjelaskan rapid test hanya digunakan untuk skrining bukan diagnosis.
Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rapid test merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona.
dr. Nirwan, ketua gugus tugas IDI center Covid-19 Jambi menjelaskan rapid test hanya digunakan untuk skrining bukan diagnosis.
"Kalau hasilnya negatif belum tentu benar negatif. Mesti dikonfirmasi dengan pemeriksaan PCR. Kalaupun positif juga perlu dikonfirmasi lagi. Jadi rapid test bukan untuk kepentingan diasnostic," ungkapnya, (31/3).
• Pemprov Jambi Bagikan 1,000 Rapid Test ke 11 Kabupaten Kota
• VIDEO Presiden Jokowi Rencanakan Darurat Sipil untuk Hadapi Covid-19
Pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) bisa mendeteksi langsung keberadaan virus corona.
Sehingga orang yang hasil rapid test nya positif perlu melakukan pemeriksaan PCR lagi untuk memastikan apakah benar-benar terinfeksi virus corona. Jika hasil rapid test negatif, perlu dilakukan test ulang setelahnya.