Rapid Test di Jambi
Pemprov Jambi Bagikan 1,000 Rapid Test ke 11 Kabupaten Kota
Provinsi Jambi telah mendapat bantuan sebanyak 2400 unit rapid test dari Kementrian Kesehatan RI.
Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Provinsi Jambi telah mendapat bantuan sebanyak 2400 unit rapid test dari Kementrian Kesehatan RI.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Corona Provinsi Jambi Johansyah didampingi Kabid P2P Dinkes Provinsi Jambi Eva Susanti menjelaskan, rapid test ini telah dibagi-bagi ke 11 Kabupaten Kota.
Untuk prioritas dilakukan rapid test adalah mereka yang termasuk orang berisiko tinggi terinfeksi corona, seperti orang yang pernah kontak dengan pasien positif corona. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP).
• Tak Mau Sembarangan, Dinas Kesehatan Bungo Gunakan Rapid Test Hanya untuk PDP
• DPRD Sarolangun Alokasikan Dana Rp 1 Miliar untuk Tangani Covid-19
• Lagi Pandemi Covid-19, Kemenag Sarolangun Minta Pernikahan Digelar di KUA
"PDP ini terlebih dahulu dilakukan rapid test, jadi ketika hasilnya ada, misalnya postif, maka kita lanjutkan ke uji swab laboratorium. Kalau tidak, ia akan dia akan diperiksa 10 hari untuk pemulihan," kata Johan.
Selain itu, tenaga medis yang setiap merawat pasien positif maupun yang baru diduga Corona, termasuk yang menjadi prioritas untuk dilakukan rapid test.
Kabid P2P Dinkes Provinsi Jambi Eva Susanti menambahkan, untuk di Provinsi Jambi kurang lebih lebih 1.000 rapid test telah didistribusikan ke Kabupaten Kota.
"Laporan ke kita sudah ada sekitar 200an yang sudah melakukan rapid test, dan hasilnya belum ada yang positif. Kecuali rapid test yang dilakukan kepada pasien positif Corona 01 Provinsi Jambi," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/31032020_rapid-test.jpg)