Rapid Test di Jambi
Tak Mau Sembarangan, Dinas Kesehatan Bungo Gunakan Rapid Test Hanya untuk PDP
Alat rapid test yang diterima Pemkab Bungo telah didistribusikan ke RSUD Hanafie Muara Bungo sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Pemerintah Kabupaten Muara Bungo menerima 60 alat rapid test dari pemerintah pusat.
Safaruddin Matondang, Kepala Dinas Kesehatan Muara Bungo menyampaikan, alat rapid test yang diterima Pemkab Bungo telah didistribusikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hanafie Muara Bungo sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.
"Sudah diserahkan ke direktur rumah sakit dan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) untuk dipergunakan ke Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang layak diperiksa," ujarnya, Selasa (31/3/2020).
• Alat Rapid Test Dibagi ke 16 Puskesmas, Dinkes Tanjab Barat Prioritas ODP dan PDP
• Terbentur Kewenangan Pusat, Pemkab Tanjab Timur Batal Lakukan Karantina Lokal
• VIDEO Lagi Lockdown, Lukisan Vincent Van Gogh Dicuri dari Museum Belanda
Dijelaskannya, penggunaan rapid test tersebut tidak bisa sembarangan. Sebab kebutuhan besar sementara alat yang didapatkan hanya sedikit. Sehingga alat tersebut hanya dipergunakan kepada pasien yang mengarah pada Covid-19.
Diungkapkannya bahwa alat tersebut telah digunakan pada PDP yang dirawat sebelumnya.
"Hasilnya (pemeriksaan rapid test) negatif," ujarnya.
Sejauh ini jumlah ODP di Kabupaten Muara Bungo sebanyak 130 orang, selesai dalam pemantauan 58 orang, dan tidak ada pasien PDP yang dirawat. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)