Rapid Test di Jambi

Alat Rapid Test Tak Cukup, Dinkes Sarolangun Prioritaskan PDP

Kabupaten Sarolangun belum bisa melaksanakan tes cepat corona virus disease (Covid-19). Pemkab Sarolangun terkendala dengan alat tes yang sangat terba

https://www.medscape.com/
Coronavirus atau Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Kabupaten Sarolangun belum bisa melaksanakan tes cepat corona virus disease (Covid-19). Pemkab Sarolangun terkendala dengan alat tes yang sangat terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun, Bambang mengakui bahwa alat rapid tes di Sarolangun hanya diperuntukan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Katanya, alat rapid test yang diperoleh dari Pemprov Jambi hanya 50 unit. Dan itu akan digunakan hanya untuk PDP yang dirawat di rumah sakit.

Bantuan Pemerintah Pusat Tak Cukup, Pemkab Muarojambi Pesan 2.000 Alat Rapid Test untuk Periksa OPD

Makanan Bisa Jadi Tempat Penyebaran Virus Corona? Ini Penjelasan Lengkap Spesialis Penyakit Menular

Dipakai Sejumlah Artis, Kalung yang Dipakai Gubernur Jambi Diyakini Mampu Tangkal Virus Corona

"Yang dirawat di situ (rumah sakit) baru dilakukan. Jadi itu terbatas, kito bukannyo dak mau melainkan barangnyo dak ado, peralatan tidak cukup," ungkapnya. Selasa (31/3)

"Alat sekitar 40 sampai 50 rapid tes. Untuk massal tidak ada, kitoni berapo banyak," ujarnya.

Kata Bambang, jumlah ODP di Sarolangun saat ini menurun dan tak lebih dari 100 orang. "Mungkin sekitar 60 lebih," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved