Virus Corona di Jambi

Ini Langkah Tim Gugus Tugas Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 di Jambi

Tim gugus tugas berupaya untuk menekan laju serta upaya aktif memutus rantai penyebaran wabah Covid-19 agar tidak meluas.

Tribunjambi/Zulkifli
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi melakukan rapat di Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Ruang Rapat Kantor BPBD Provinsi Jambi. 

Ini Langkah Tim Gugus Tugas Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 di Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JANBI - Rapat Antisipasi dan Evaluasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi berlangsung di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Ruang Rapat Kantor BPBD Provinsi Jambi, Sabtu (28/3/20). Dalam rapat tersebut dibahas upaya untuk menekan laju serta upaya aktif memutus rantai penyebaran wabah Covid-19 agar tidak meluas.

Kapolda Jambi Irjen Drs.Firman Shantyabudi yang memimpin rapat menjelaskan, tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi dapat melaksanakan pematangan tugas untuk dilaksanakan secara bersama."Tertib perencanaan hingga pelaksanaan tugas," tegas Kapolda Jambi.

Pj.Sekda Provinsi Jambi H.Sudirman, saat rapat menyampaikan setelah adanya pasien positif Covid-19 di Jambi langkah Pemerintah Provinsi Jambi telah menyiapkan anggaran guna tindakan yang perlu diambil terkait penanganan serta pencegahan meluasnya wabah Covid-19.

Update Kasus Virus Corona di Provinsi Jambi, Jumlah ODP Meningkat Jadi 1.071 Orang, Berikut Datanya

Maulana Imbau Tak Ada Pihak yang Ambil Keuntungan dari Wabah Corona

Ternyata Ini 5 Provinsi di Indonesia yang Masih Bebas dari Kasus Virus Corona, Dua Ada di Sumatera

"Ada dana Rp 11 miliar di tiga Organisasi Perangkat Daerah yaitu di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher ada 7 miliar, Dinkes 2,5 miliar, BPBD 1,5 miliar," ungkap H.Sudirman.

Bahkan Pemerintah Provinsi Jambi telah menyiapkan rekening bantuan bagi masyarakat yang ingin menyumbang di Rekening Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi.

"Rekening sumbangan masyarakat juga telah dipersiapkan dan nantinya tentu dipergunakan sesuai ketentuan dan aturan yang saat ini mandat diberikan Kepala BPBD dan Karo Ops Polda Jambi," lanjut Sudirman.

Antisipasi selanjutnya pada penggunaan fasilitas LPMP, BPSDM, Asrama Haji, jika dibutuhkan dalam tindakan darurat atau membludaknya pasien yang butuh penanganan khusus.

"Beberapa gedung punya fasilitas kamar hanya perlu peralatan medis jika dipergunakan nanti," kata H.Sudirman.

Beberapa penegasan yang dikemukakan Kapolda Jambi Irjen.Drs.Firman, pada bagian Kesehatan untuk lakukan inventarisasi rumah sakit terkait data ODP, PDP, dalam satu data valid, kemampuan tenaga medis yang dimiliki, APD dan kesiapan rumah sakit.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved