Perdana Menteri Inggris Positif Virus Corona, Alami Gejala Batuk dan Demam, Begini Katanya
Melansir BBC, perdana menteri ini mengaku dia mengalami gejala batuk dan demam selama 24 jam terakir.
Boris Johnson dites oleh staf NHS atas saran pribadi kepala petugas medis Inggris, Profesor Chris Whitt.
Perdana menteri akan tetap bertanggung jawab atas penanganan krisis kesehatan dan pemerintahan saat ini.
Awal pekan ini, jurubicara perdana menteri mengatakan jika Johnson tidak sehat dan tidak dapat bekerja.
Tidak diketahui apakah Johnson masih tinggal dengan tunangannya, Carrie Symonds yang sedang hamil beberapa bulan.
Sebab wanita hamil diharuskan melakukan jarak sosial dan meminimalkan kontak sosial dengan pasien Covid-19 hingga 12 minggu.
Ada lebih dari 11.600 kasus corona yang dikonfirmasi di Inggris, dan 578 orang telah meninggal.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
• BREAKING NEWS Update Virus Corona Jambi 27 Maret 2020, ODP 1.011 Orang, Cek Jumlah Per Daerah
• Sama-sama Menyerang Paru-paru, Penderita Asma Lebih Rentan Terserang Covid-19? Simak Penjelasnnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/perdana-menteri-inggris-boris-johnson.jpg)