Kemungkinan Bisa Positif 8.000 Jiwa, Pemprov DKI Pasang Skenario Terburuk Antisipasi Virus Corona

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengantisipasi peningkatan pasien positif virus corona dengan mempersiapkan skenario terburuk.

Editor: Tommy Kurniawan
AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT
Para petugas dilengkapi pakaian pelindung menyemprotkan cairan desinfektan 

TRIBUNJAMBI.COM - Kemungkinan Bisa Positif 8.000 Jiwa, Pemprov DKI Pasang Skenario Terburuk Antisipasi virus corona.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengantisipasi peningkatan pasien positif virus corona dengan mempersiapkan skenario terburuk.

Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono menjelaskan bahwa Wisma Atlet Kemayoran Jakarta kini telah diubah menjadi Rumah Sakit Darurat virus corona.

Hal itu bertujuan agar pemerintah dapat mengatasi apabila penyebaran Covid-19 semakin merebak dan sulit untuk diatasi.

Dilansir KompasTV, Kamis (26/3/2020), dalam sebuah konferensi pers, Eko menyatakan bahwa pemerintah telah bersiap dengan skenario terburuk.

Bukan Dihormati, Cerita Dokter dan Perawat Diusir dari Kos, Dianggap Tetangga Jadi Pembawa Virus

Langung Hajar Netizen dengan Kalimat Menohok, Ayu Ting-ting Mendadak Naik Darah karena 2 Kata Ini

10 Persen Pasien Corona yang Sembuh di Wuhan, Kembali ke RS Karena Positif Lagi 

MIRIS, Keadaan Makin Buruk. Pasien di Atas 60 Tahun Tak Lagi Ditolong

"Pemerintah sudah mengantisipasi apabila penyebaran Covid-19 ini tidak bisa kita bendung, maka pasti akan banyak yang terpapar oleh virus ini," kata Eko.

Ia menjelaskan bila penambahan pasien positif tidak terbendung, rumah sakit yang ada tidak akan sanggup menangani lonjakan tersebut.

"Sementara apabila kita mengandalkan rumah sakit-rumah sakit yang ada jelas tidak akan mungkin," terangnya.

Dari hasil simulasi dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) DKI Jakarta, didapatlah skenario terburuk kasus positif virus corona bisa mencapai 8.000 orang.

"Dari hasil simulasi Forkompinda DKI, karena daerah yang paling terbanyak terkena virus ini, skenario terburuk bisa mencapai 6.000 sampai 8.000 orang positif," ujar Eko.

Melalui hasil simulasi yang didapat tersebut, pemerintah kemudian menentukan langkah dan mengubah Wisma Atlet Kemayoran menjadi Rumah Sakit Darurat Corona.

"Oleh karena itu untuk mengantisipasi itu pemerintah bertindak cepat, mengubah yang selama ini wisma atlet menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19," pungkasnya.

Diketahui, saat ini terdapat 215 pasien yang dirawat di Sakit Darurat Corona tersebut.

Apabila diidentifikasikan menurut jenis kelamin, terdapat 124 laki-laki dan 91 orang sisanya perempuan.

Pasien positif terinfeksi virus corona yang dirawat di sana berjumlah 14 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved