Jumlah ODP Naik
Rawat Pasien PDP Covid-19, RSUD Daud Arif Kekurangan ADP
Stok Alat Pelindung Diri (APD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arif hanya tinggal tujuh.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
Rawat Pasien PDP Covid-19, RSUD Daud Arif Kekurangan ADP
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Stok Alat Pelindung Diri (APD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arif hanya tinggal tujuh. Hal ini diungkapkan oleh Direktur RSUD Daud Arif, Elfry Syahril saat dikonfirmasi, Kamis siang (26/3).
Ia menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya pemesanan namun sampai dengan saat ini pihaknya belum mendapatkan APD.
Diketahui APD merupakan pelindung bagi petugas kesehatan yang melakukan pemeriksaan kesehatan pasien corona. Apalagi saat ini ada satu pasien yang dinyatakan PDP dan dirawat di RSUD Daud Arif.
• Pegawai DPRD Muarojambi Diliburkan, Sekda Minta Pegawai yang Dampingi Dewan Kunker Isolasi Diri
• Sejumlah Desa di Kerinci Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Cegah Penyebaran Corona
• Cegah Penyebaran Covid-19, Danrem 042/Gapu Akan Tindak Tegas Warga yang Masih Kumpul di Tempat Umum
"Untuk saat ini stok tinggal 7 picis. Masih sangat kurang dengan jumlah itu. Kita sedang upayakan pemesanan tapi sampai saat ini belum datang," ujarnya.
Terhadap kekurangan tersebut, kata Elfry pihaknya telah melaporkan kekurangan tersebut pada TAPD Kabupaten Tanjabbar. Tidak hanya APD, kebutuhan yang diperlukan RS untuk penanganan Covid-19 katanya telah disampaikan pada TAPD.
"Sudah kita laporkan semua dengan TAPD terkait kebutuhan RS kita. Untuk APD perhitungan untuk satu bulan kebutuhan sebanyak 500 APD," pungkasnya.