Pesan Tak Biasa Almarhum Sudjiatmi Saat Jokowi Maju Jadi Presiden: Le, Nek Kerja Sing Ikhlas!
Mengenang sosok Sudjiatmi, salah satunya yang mengena di hati adalah pesan ketika Jokowi hedak mencalonkan diri sebagai Presiden 2014 silam.
TRIBUNJAMBI.COM - Pesan Tak Biasa Almarhum Sudjiatmi Saat Jokowi Maju Jadi Presiden: Le, Nek Kerja Sing Ikhlas!
Kabar duka datang dari keluarga Presiden Joko Widodo.
Ibunda Joko Widodo, Sujiatmi Notomihardjo, meninggal dunia, hari ini, Rabu (25/3/2020).
Melansir Tribunnews.com, hal tersebut terungkap melalui pesan WhatApp yang beredar.
Pesan tersebut berisi berita duka sebagai berikut:
"Innallilahi wa Innailaihi rojiun
Eyang Notomiharjo, Ibunda Bapak Presiden wafat di Solo 16.45 tadi.
Mohon doanya, semoga almarhum husnul khotimah, bunyi pesan di WhatsApp,".
• Kisah Pilu Perawat di Italia yang Memilih Bunuh Diri Saat Divonis Terjangkit Virus Corona!
• Sudah Empat Tahun Ibunda Jokowi Derita Kanker, Kita Semua Sudah Berusaha
• PERAWAT Cantik Positif Virus Corona, di Luar Dugaan Melakukan Hal ini Malah Berakhir Pilu
• Sempat Dilabrak Warga, Ria Ricis Ungkap Fakta Mengapa Tetap Lakukan Syuting, Akui Sudah Minta Izin
Selain itu, kabar ini juga dibenarkan oleh Wamendes Budi Arie Setiadi, "iya benar ibunda bapak presiden meningga dunia sore ini."
Mengenang sosok Sudjiatmi, salah satunya yang mengena di hati adalah pesan ketika Jokowi hedak mencalonkan diri sebagai Presiden 2014 silam.
Di sela-sela kunjungannya ke Yogyakarta, Senin (2/6/2014), Joko Widodo saat itu didampingi ibunya, Sudjiatmi Notomihardjo.
Sebelum itu, dia sempat sungkem meminta izin mencalonkan diri menjadi presiden Indonesia.
"Saya dipesenin sama ibu saya, 'le, sing ikhlas ya, sing jujur ya, kalau kerja itu yang bener', itu saja paling pesan ibu saya," ujar Jokowi di sela aktivitasnya di kota gudeg tersebut.
Sosok Sujiatmi yang setia di samping putranya, mengatakan, tidak ada perubahan berarti dari perilaku Jokowi, sejak dari wali kota Surakarta, gubernur DKI Jakarta, hingga calon presiden.
Hanya intensitas pertemuan yang kian jarang lantaran kesibukan Jokowi sehari-harinya.

Jika berkomunikasi melalui sambungan telepon, Sujiatmi memberikan wejangan kepada sang anak untuk jangan lupa menunaikan salat lima waktu dan jangan melupakan rakyat yang telah memilih dirinya.