Kisah Pilu Perawat di Italia yang Memilih Bunuh Diri Saat Divonis Terjangkit Virus Corona!

Seorang perawat Italia bunuh diri, diduga setelah dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Kisah Pilu Perawat di Italia yang Memilih Bunuh Diri Saat Divonis Terjangkit Virus Corona!
AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT
Para pekerja medis dilengkapi pakaian pelindung memindahkan seorang pasien diduga terinfeksi virus corona (tengah) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam, di daerah Cheongdo, Korea Selatan, Jumat (21/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. 

 TRIBUNJAMBI.COM - Seorang perawat Italia bunuh diri, diduga setelah dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Sang perawat takut jika virus corona itu akan menular ke orang lain.

Peristiwa perawat di Italia yang pilih bunuh diri jadi sorotan.

Sebagaimana diberitakan dailymail, Rabu (25/3/2020) ini, perawat wanita cantik itu mengaku takut akan menginfeksi orang lain, demikian disampaikan Federasi Keperawatan Italia.

Federasi Perawat Nasional Italia mengonfirmasi kematiannya dan menyatakan 'rasa sakit dan cemas' dalam sebuah pernyataan, semalam.

Federasi mengatakan banyak pekerja medis menderita 'stres berat' karena mereka takut menyebarkan virus ketika mencoba mengendalikan krisis Italia yang kini semakin parah.

Daniela Trezzi, seorang perawat berusia 34 tahun di Italia utara, bunuh diri setelah terinfeksi coronavirus dan takut dia menyebarkan penyakit itu kepada orang lain.
Daniela Trezzi, seorang perawat berusia 34 tahun di Italia utara, bunuh diri setelah terinfeksi coronavirus dan takut dia menyebarkan penyakit itu kepada orang lain. (dailymail/doc.Daniela Trezzi)

Kelompok keperawatan juga mengungkapkan bahwa 'episode serupa telah terjadi seminggu yang lalu di Venesia, dengan alasan mendasar yang sama'.

Manajer umum rumah sakit San Gerardo, Mario Alparone, mengatakan Daniela Trezzi sudah di rumah sakit sejak 10 Maret 2020 dan menyatakan bahwa 'dia tidak di bawah pengawasan'.

Di Italia, angka kematian per hari terus melonjak. Kemarin,  743 orang pasien Virus Corona meninggal dalam satu hari. 

Namun, jumlah total orang terinfeksi naik 8 persen -tingkat terendah sejak Italia menyatakan adanya kematian pertamanya pada 21 Februari 2020.

"Langkah-langkah yang kami ambil dua minggu lalu mulai berpengaruh," kata Kepala Dinas Perlindungan Sipil Italia Angelo Borrelli kepada harian La Repubblica.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved