Selasa, 19 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kritik Pedas Penanganan Virus Corona hingga Sindir Prabowo dan Terawan, Haris Azhar: Agak Sakit Hati

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar menyampaikan kritik keras soal penanganan wabah virus corona oleh pemerintah.

Tayang:
Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 

Dilansir TribunWow.com, Tirta mengaku membeli masker dengan harga tinggi demi melindungi rekan seprofesinya dari paparan virus corona.

Tirta mulanya mengungkap sejumlah gerakan yang dilakukannya bersama Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

Bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI), ia juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat ibadah di Jakarta.

"Kita membuat gerakan saya bersama dengan relawan BNPB sama DMI, kita buat gerakan untuk menyemprot seluruh masjid di Jakarta dengan disinfektan sehingga mereka bisa beribadah dengan aman," ucap Tirta.

Tak hanya itu, ia juga mengaku telah menyemprot disinfektan ke angkot-angkot yang ada di terminal.

Hal itu Tirta lakukan sebagai upaya mencegah penularan virus corona.

"Menyemprot gereja dengan disinfektan dan kemarin kita membuat kegiatan menyemprot angkot di terminal karena itu garda terdepan kami," kata Tirta.

"Karena mereka juga enggak bisa di-lockdwon."

Terkait hal itu, Tirta mengaku tak mendapat bayaran apapun dari pemerintah.

Bahkan, gerakan tersebut dilakukan Tirta dengan dana pribadi dan sejumlah rekannya.

"Jadi ketika pemerintah belum bisa melakukan lockdown, kami yang berjalan," kata Tirta.

"Apakah kami dibayar? Tidak, karena saya sendiri punya bisnis yang lain, dan teman-teman punya uang. Ini saatnya kita satu negara saling membantu."

Lebih lanjut, Tirta mengungkap hal ironis yang dialaminya saat akan membeli masker untuk para tenaga medis yang berjuang merawat pasien Corona.

"BNPB jujur kemarin kita apresiasi, terima kasih buat BNPB, tapi yang jelas saya inisiatif menggalang dana juga," kata Tirta.

"Saya sebagai dokter membeli reseller masker Pak Karni, ini yang paling ironis."

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved