Dua Korban Longsong dan Banjir Bandang di Jangkat Timur Ditemukan Selamat

Dua warga yang menjadi korban longsor di Desa Pematang Pauh Kecamatan Jangkat Timur akhirnya ditemukan.

Dua Korban Longsong dan Banjir Bandang di Jangkat Timur Ditemukan Selamat
ist
Kondisi terkini longsor di Jangkat Timur, Merangin, Kamis (26/3) pagi. 

Dua Korban Longsong dan Banjir Bandang di Jangkat Timur Ditemukan Selamat

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Dua warga yang menjadi korban longsor di Desa Pematang Pauh Kecamatan Jangkat Timur akhirnya ditemukan.

Keduanya ditemukan oleh warga dengan keadaan pingsan dan kini telah mendapatkan penanganan tim medis.

“Dua orang sempat hanyut terseret arus sungai saat banjir bandang, yaitu atas nama Hendra dan Kunis, keduanya suami isteri, tetapi sudah ditemukan,” kata Thamrin warga setempat.

Longsor dan banjir bandang tersebut terjadi Kamis (26/3) pagi. Dua rumah dikabarkan ikut ditimbun. Akses jalan menuju beberapa desa lumpuh total.

Dua Kapal dari Batam Bersandar di Pelabuhan Kuala Tungkal, Petugas Temukan Dua TKI dari Malaysia

Pemkot Jambi Siapkan Rp 111 Miliar, Ini Daftar Jalan yang Akan Diperbaiki Tahun Ini

Jumlah ODP Virus Corona di Provinsi Jambi Naik 339 Persen, Kota Jambi Terbanyak Tebo Urutan Ketiga

Saat ini tim dari pemerintah Kabupaten Merangin tengah melakukan evakuasi menggunakan alat berat milik dinas PUPR Kabupaten Merangin.

Dalam bencana ini, Bupati Merangin Al Haris, Ketua DPRD Kabupaten Merangin ikut turun kelokasi untuk melihat keadaan desa yang mengalami longsor tersebut.

Tak butuh waktu lama berbagai kayu dan tanah yang berserakan di dua titik lokasi longsor dan menghambat laju jalan kendaraan, secara berangsur dievakuasi petugas dengan bantuan alat berat.

“Ya, Alhamdulilah, setelah alat berat kita datangkan dan membersihkan berbagai tanah dan bebatuan dilokasi longsor, akhirnya akses jalan didua lokasi longsor sudah berangsur normal,” ucap Bupati Merangin H Al-Haris.

Bahkan dalam kesempatan tersebut Bupati Merangin mengintruksikan agar alat berat, bisa bertahan sementara dilokasi musiba.

”Iya, kita khawatir terjadi longsor susulan, makanya saya minta alat berat untuk sementara stand by dilokasi,” pungkasnya. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved