Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Begini Pengakuan Dokter yang Sembuh Dari Virus Corona, Awal Mula Terpapar Batuk Pasien

Meski demikian di Jawa Timur sejumlah pasien positif virus corona dinyatakan sembuh, satu diantaranya seorang dokter

Editor: Heri Prihartono
Humas Pemprov Jambi
Kasus Covid-19 di Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Jawa Timur merupakan satu diantara provinsi yang menyumbang pasien positif virus corona.

Meski demikian di Jawa Timur sejumlah pasien positif virus corona dinyatakan sembuh, satu diantaranya seorang dokter.

Kabaik ini disampaikan gubernur Jawa Timur Khofifh Indar Parawansa saat jumpa pers terkait perkembangan kasus covid-19 di Grahadi, Selasa (24/3/2020).

Meski jumlah kasus positif covid-19 di Jatim bertambah menjadi 51 orang, dan dua orang meninggal dunia, namun Khofifah juga menyampaikan bahwa 5 orang dari yang sudah terkonfirmasi positif berhasil sembuh.

“Dari 51 pasien yang sudah positif, alhamdulillah ada lima dari mereka sudah terkonversi negarif artinya sudah mereka berlima sudah sembuh. Satu di Malang, dan 4 orang di Surabaya,” kata Khofifah.

Saat konferensi pers di Grahadi petang ini, Khofifah menampilkan video testimoni dari salah satu pasien positif covid-19 yang sudah dipastikan sembuh oleh tim dokter tempatnya dirawat, di RSUD dr Soetomo.

Dia adalah dr Markus PPDS Anastesi, dokter anastesi RSUD dr Soetomo tersebut dikonfirmasi sebagai positif covid-19 setelah sempat berinteraksi dengan orang yang sebelumnya sudah positif covid-19.

Interaksinya sangat sederhana.

Ia tak sengaja lewat di hadapan pasien positif corona tersebut saat keluar dari kamar mandi, saat kebetulan pasien tersebut batuk dan dengan kondisi tanpa mengenakan masker.

“Saya dr Markus, saya PPDS anestesi RSUD dr Soetomo. Saya merupakan salah satu pasien covid yang sudah dinyatakan sembuh" kata Markus dalam video yang ditayangkan di kesempatan jumpa pers tersebut.

"Untuk itu saya ingin berterima kasih pada Gubernur Jatim beserta jajaranya melalui satgas covid-19 jatim," imbuhnya.

"Juga pada guru-guru saya dari departemen anestesi RSUD dr Soetomo, juga kepeda tim PINERE dan juga kepada dirut Soetomo yang telah membantu saya dan telah merawat saya dengan luar biasa sehingga saat ini saya boleh keluar rumah sakit," katanya lagi.

Dokter Markus mengatakan bahwa besar harapannya agar apa yang diupayakan bersama dalam Gugus Tugas tersebut bisa terlaksana seperti mengaktifkan RS Menur sebagai rumah sakit khusus untuk menangani Covid-19 di Surabaya.

“Juga besar harapan saya segera dilakukan tes massal sehingga masyarakat boleh tahu boleh mempunyai tanggung jawab lebih jika dikatakan positif yaitu mereka akan isolasi diri di rumah dan tak menularkan ke orang lain,” tegasnya.

Ia juga meminta agar alat-alat medis segera disiapkan untuk menghadapi infeksi yang mengarah ke gejala yang berat.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved