Update Corona Jambi Hari Ini
Pemkab Tanjabbar Surati Kemenhub Untuk Menutup Pelabuhan RoRo, Dewan Desak Agar Disegerakan
"Pelabuhan sedang kita kirim surat ke kementerian apa bisa ini ditutup. Karena wewenang penutupan ini bukan ada pada kita. Seharusnya kebijakan ini...
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Pemkab Tanjabbar Surati Kemenhub Untuk Menutup Pelabuhan RoRo, Dewan Desak agar Disegerakan
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sudah menyurati Kementerian Perhubungan terkait usulan untuk meminta penutupan Pelabuhan RoRo yang ada di Kuala Tungkal.
Hal ini dilakukan guna penyecagahan penyebaran Covid-19 melalui keluar masuknya orang dari luar daerah ke Tanjabbar.
Untuk diketahui bahwa Pelabuhan RoRo merupakan pelabuhan yang biasanya beraktivitas mengangkut penumpang baik dari Kuala Tungkal ke Batam dan sejumlah pelabuhan terdekat lainnya.
Melalui pelabuhan ini memungkinkan orang dari luar wilayah Batam, pun juga masuk melalui pelabuhan ini.
• Tekanan Berat Dunia Entertaint, 7 Seleb Indonesia Ini Ingin Bunuh Diri, Luna Maya, Ria Ricis, Arumi
• UN Tingkat SD, SMP dan SMA Sederajat Dibatalkan, Nilai Rapor Jadi Tolok Ukur Kelulusan
• Cegah Covid-19, Pemkab Tanjabbar Bersama Polres dan Kodim Semprot Disinfektan ke Sejumlah Tempat
"Pelabuhan sedang kita kirim surat ke kementerian apa bisa ini ditutup. Karena wewenang penutupan ini bukan ada pada kita. Seharusnya kebijakan ini tidak bisa sepihak, seharusnya secara nasional, orang luar tidak boleh masuk dan orang sini tidak boleh keluar," kata Bupati Tanjabbar, Safrial, Selasa (24/3/2020).
Permintaan penutupan pelabuhan ini juga didesak oleh DPRD Tanjabbar.
Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar, Supra Yogi mengatakan, dirinya selaku wakil rakyat meminta pemerintah daerah untuk segera menyurati kementerian terkait dengan penutupan pelabuhan.
Kata Yogi, tidak hanya Pelabuhan RoRo yang menjadi perhatian penutupan, Pelabuhan Marina dan Pelabuhan LLASDP juga perlu ditutup.
Hal ini guna mengantisipasi adanya orang yang masuk dari luar Tanjabbar yang memungkinkan sebelumnya berasal dari daerah atau negara yang terpapar Covid-19.
Di sisi lain, Yogi mengungkapkan bahwa informasi yang Ia terima bahwa ada banyak Tenaga Kerja Asing (TKA) di Malaysia yang pulang ke Indonesia, karena Malaysia melakukan lockdown.
Sedangkan di Pelabuhan Selat Panjang, Riau ada penolakan terhadap TKA yang berasal dari Malaysia ini. ( virus corona di Tanjab Barat )
"Ini perlu adanya perhatian serius, karena virus corona ini menularnya melalui manusia bukan melalui barang. Informasi yang kita terima, di Pelabuhan Selat Panjang Riau itu menolak, dan kemungkinan opsinya ya ke pelabuhan kita dan itu yang perlu kita waspadai," terangnya.
"Jadi kita minta segera pemkab minta ke kementerian untuk menutup pelabuhan kita ini," pungkasnya.
(Tribunjambi.com/ Samsul Bahri)