ODP di Jambi Meningkat Drastis
BREAKING NEWS ODP Virus Corona di Jambi Meningkat Drastis 90 Orang, PDP di RSUD 5 Orang
Namun dikabarkan satu lagi pasien dari Tanjung Jabung Barat akan dirujuk ke RSUD Raden Mattaher kemarin malam.
BREAKING NEWS ODP Virus Corona di Jambi Meningkat Drastis 90 Orang, PDP di RSUD Tetap 5 Orang
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Juru Bicara Tim Penanganan Corona di Provinsi Jambi, Johansyah, menyampaikan bahwa jumlah pasien dalam pemantauan (PDP) di RSUD Raden Mattaher Jambi sebanyak 5 orang.
Jumlah PDP virus corona di Jambi tidak mengalami perubahan sampai Kamis (20/3/2020) malam.
Namun dikabarkan satu lagi pasien dari Tanjung Jabung Barat akan dirujuk ke RSUD Raden Mattaher kemarin malam.
• Dua Pasien Positif Corona Sumatera Utara Ini Tercatat Kontak dengan 205 Orang, Diminta Isolasi Diri
• VIRAL Tarif Pemeriksaan Covid-19 Lengkap hingga Jutaan Rupiah, Benarkah? Berikut Klarifikasinya
• Ketika Pasangan Calon Pengantin Tunda Pernikahan karena Virus Corona: Kita Mikirin Orang Banyak
"Mereka baru meminta semacam rujukan saja. Masalah riwayatnya juga kita belum dapat data, kalau sudah masuk nanti kita infokan lagi," sebut Johansyah.
Selain itu, katakJohan, jumlah orang dengan status orang dalam pemantauan (ODP) setelah kepulangan 64 siswa sekolah di Jambi dari daerah yang terpapar Corona.
Meski hasil pemeriksaan mereka tidak ditemukan gejala corona, namun mereka tetap dipantau.
Mereka sudah dicatat by name by adres.
"Kalau ditotal-total, ada 64 siswa ditambah 5 guru, ditambah 13 orang sebelumya jumlahya menjadi 72 orang ODP," sebut Johansyah.
Apakah hasil uji swab lima pasien yang sudah dikirim ke Litbangkes Sudah keluar?
Johan menjawab saat ini masih dalam proses dan kemungkinan akan keluar pada senin besok.
"Kita pantau terus perkembangannya," pungkasnya.
Ida Yuliati: ODP 90 Orang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati, mengatakan kini jumlah ODP meningkat menjadi 90 orang.
Jumlah kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona atau Covid- 19 di Kota Jambi bertambah pada Jumat, (20/3).
Sebelumnya pada Kamis (19/3) ada 13 ODP. Jumlah itu bertambah pada Jumat (20/3).
"Kemarin pada Kamis, (19/3) ada 13 ODP. Hari ini bertambah 77 orang. Jadi 90 orang," katanya.
• Fakta Daun Sirih Bisa Jadi Bahan Hand Sanitizer, Meski Tanpa Alkohol, Tak Kalah Ampuh Hindari Corona
• Jokowi Pesan 3 Juta Obat Antimalaria, Datangkan Penawar Corona dari China
Dia mengimbau orang dengan pengawasan ini harus diisolasi secara mandiri, yakni mengisolasi diri di rumah selama 14 hari.
"Ini agar tak menularkan kepada orang dan tak tertularkan," sebutnya.
Ida mengatakan mereka yang ODP ini setelah bepergian ke daerah terjangkit, seperti Jakarta dan Yogyakarta.
Namun saat pemeriksaa,n menurutnya, tak ada yang terindikasi virus corona.
Selama masa isolasi, kata Ida, pihak puskesmas akan memantau dengan menelepon setiap hari.
Jika ada keluhan, semisal demam, maka akan didatangi pihak puskesmas dan diberi tindakan.
"Kita setiap hari menelepon. Karena data jenis kelamin, nama, alamat dan nomor telepon sudah kita miliki," pungkasnya. (Zulkifli, Rohmayana)
• Fakta Ukuran Tubuh Yuni Shara Sesungguhnya, Ini Penyebab Selalu Bisa Tampil Segar Menarik
• Mengapa Yuni Shara dan Raffi Ahmad Putus Hubungan Asmara? Misteri Okira Bexxa Tak Terjawab
• Inilah Sosok Raymond Manthey yang Nekat Persunting Yuni Shara di Usia 21 Tahun, Begini Nasibnya Kini
• Daftar 12 Artis Asal Jambi yang Sukses di Jakarta, dari Sarwendah s/d Eriska Rein yang Cantik