Termasuk Wali Kota Bogor, 16 Provinsi di Indonesia Sudah Positif Virus Corona, Berikut Rinciannya

Data terbaru dari juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, tercatat virus Covid-19

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Shutterstock
Ilustrasi virus corona di Indonesia 

Termasuk Wali Kota Bogor, 16 Provinsi di Indonesia Sudah Positif Virus Corona, Berikut Rinciannya

TRIBUNJAMBI.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto positif terinfeksi virus Corona (COVID-19).

Bima Arya dinyatakan positif Corona setelah menerima hasil tes swab kemarin (19/3) sore.

Data terbaru dari juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, tercatat virus Covid-19 sudah tersebar ke 16 Provinsi di Indonesia.

Meskipun demikian, ada pula kabar gembiranya, yakni ada 15 pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona atau covid-19.

Saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Pusat, kamis (19/3/2020) Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto menyampaikan informasi sebaran covid-19 itu.

"Data akumulasi kasus penularan Covid-19 sebanyak 309 pasien. Kemudian dari jumlah tersebut total ada 15 orang yang sembuh. Sementara itu yang meninggal dunia ada 25 orang," ujar Yuri.

Maia Estianty Sikap Tak Biasa Saat El Rumi Pulang ke Indo, Istri Irwan Mussry Langsung Todongkan Ini

Wali Kota Bogor Bakal Jalani Isolasi selama 14 Hari Disini: karena Sudah Sangat Siap Rawat Pasien

Yurianto mengatakan data tersebut merupakan laporan yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB, Kamis siang.
"Angka ini dinamis dan setiap saat pasti berubah," tegasnya.

Ia lantas mengungkapkan adanya rincian sebaran kasus pasien positif Covid-19 per provinsi.

"Saya akan menyampaikan beberapa hal (sebaran penularan)," lanjutnya.

Dia pun menyebutkan 16 provinsi dengan jumlah pasien positif Covid-19.

Dari 16 provinsi, DKI Jakarta dan Banten memiliki jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak.

Namun, selisih kasus antara dua provinsi ini sangat jauh.

Jumlah pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 210 orang. Sementara itu, pasien positif di Banten tercatat sebanyak 27 orang.

Adapun jumlah kasus di 14 provinsi lain maksimal masih berkisar di angka belasan hingga puluhan orang.

Inilah rincian sebaran kasus penularan Covid-19 di 16 provinsi :

1. DKI Jakarta: penambahan 52 kasus baru, total 210

2. Banten: penambahan 10 kasus baru, total 27

3. Jawa Barat: penambahan 2 kasus baru, total 26

4. Jawa Tengah: penambahan 4 kasus baru, total 12

5. Jawa Timur: penambahan 1 kasus baru, total 9

6. DI Yogyakarta: penambahan 2 kasus baru, total 5

7. Kepulauan Riau: penambahan 2 kasus baru, total 3

8. Kalimantan Timur: penambahan 2 kasus baru, total 3

9. Sulawesi Tenggara: ditemukan 3 kasus baru, total 3

10. Sulawesi Selatan: ditemukan 2 kasus baru, total 2

11. Kalimantan Barat: tidak ada kasus baru, total 2

12. Sumatera Utara: penambahan 1 kasus baru, total 2

13. Riau: penambahan 1 kasus baru, total 2

14. Lampung: tidak ada kasus baru, total 1

15. Sulawesi Utara: tidak ada kasus baru, total 1

16. Bali: tidak ada kasus baru, total 1

15 Orang Sembuh

Jumlah pasien penderita virus corona atau Covid-19 yang sembuh terus bertambah.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, sampai dengan

Kamis (19/3/2020), sudah ada 15 orang yang telah dinyatakan sembuh.

"Total keseluruhan kasus yang sudah sembuh adalah 15 orang," kata Yuri dalam konferensi persnya di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Ilustrasi virus corona. Pentingnya social distancing untuk meminimalisir peredaran virus corona. (SHUTTERSTOCK)
Jumlah tersebut meningkat dari yang sebelumnya hanya 11 orang yang dinyatakan sembuh.

Yuri mengungkapkan, penambahan jumlah pasien sembuh tersebut berasal dari pasien di DKI Jakarta.

"Untuk DKI Jakarta bertambah 4 orang yang dinyatakan sembuh. Sehingga totalnya menjadi 13," ungkapnya.

Sebelumnya, Yuri juga memungkapkan ada penambahan jumlah kasus positif Covid-19.

Total pasien yang mengidap Covid-19 sudah mencapai 309 kasus.

"Total kasus pada hari ini adalah 309 orang," ucap Yurianto. 

Resmikan GOR Tadifa Voli, Kapolda Berharap Lahirkan Atlet Voli Profesional

Kabar Gembira! Nol Kasus Baru Coronavirus di Wuhan

 

Wali Kota Bogor positif virus Corona

Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Wali Kota Bogor positif virus Corona, Selain Bima Arya, ada satu pejabat di Pemerintah Kota Bogor yang juga positif.

Bima Arya dan satu pejabat tersebut akan menjalani isolasi selama 14 hari.

Dari keterangan resmi yang dikirim Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Bima Arya akan diisolosi di RSUD Kota Bogor.

"Walikota mempercayakan sepenuhnya penanganan masa isolasi dirinya di RSUD Kota Bogor," kata Dedie A Rachim.

Menurutnya, RSUD Kota Bogor dinilai sudah sangat siap untuk merawat pasie Covid-19.

Update Terbaru Pasien Virus Corona Hari Ini, Bertambah Jadi 308 Orang, Berikut RIncian Lengkapnya

"karena sudah sangat siap untuk merawat pasien COVID-19," katanya.

Wali Kota Bogor positif virus Corona, menurut RSUD Kota Bogor sudah dari jauh mempersiapkan segala kebutuhan untuk mengantisipasi virus corona Covid-19.

"RSUD Bogor memang sejak jauh-jauh hari mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk mengantisipasi wabah COVID-19 di Kota Bogor," katanya.

Sejak dinyatakan positif virus corona, Bima Arya sudah melaporkannya pada Gubernur Jawa Barat Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Dalam Negeri.

"Walikota sudah juga sudah melaporkan kepada Gubernur Jawa Barat, Mentri Sekretaris Negara dan Mentri Dalam Negeri melalui saluran telepon terkait dengan kondisi beliau," katanya.

Kini menurut Dedie A Rachim, Bima Arya mengimbau kepada seluruh warga Bogor dan publik secara luas untuk terus waspada, betul-betul menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati dalam tawakal dan munajat kepada Yang Maha Kuasa, Wali Kota Bogor positif virus Corona.

Sementara itu selama Bima Arya diisolasi, Pemerintahan Kota Bogor akan berjalan di bawah kordonasi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

"Pelaksanaan pemerintahan kota akan berjalan seperti biasanya, di bawah koordinasi Wakil Walikota, untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan, dengan tetap fokus pada penanganan dan pencegahan Pandemi virus Corona lebih luas," tutupnya.

Cegah Penularan Corona, Petugas Semprotkan Disinfektan di Ruang Sidang PN Jambi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved