Sniper Andalan Ini Ngaku Pandangannya Kabur Kala Tembak Soekarno Saat Sholat Idul Adha: Jadi Ngawur!

Kala itu, seorang penembak jitu Sanusi akan menembak Soekarno dalam jarak dekat ketika dirinya Sholat Idul Adha.

Editor: Tommy Kurniawan
Dok. KOMPAS/Istimewa
Soeharto (kiri) dan Soekarno (kanan) 

"Bagaimana sorot matanya? Bagaimana sorot mata Kartosoewiryo?

Bagaimana sorot matanya?" tanya Soekarno.

Mendapatkan pertanyaan itu mereka pun menjadi bingung.

Meski demikian, seorang ajudan spontan menjawabnya.

"Sorot mata Kartosoewiryo tajam. Setajam tatapan harimau pak," jawabnya.

Mendapatkan jawaban seperti itu, Soekarno lantas bernafas lega, dan melempar tubuh ke sandaran kursi.

Tak lama setelah itu, Soekarno pun mendoakan keselamatan arwah Kartosoewiryo.
(*)

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved