Bangun Wilayah Eks Transmigrasi, Warga Muaro Jambi: Kepemimpinan Cek Endra Teruji

Bangun Wilayah Eks Transmigrasi, Warga Muaro Jambi: Kepemimpinan Cek Endra Teruji

IST
Bangun Wilayah Eks Transmigrasi, Warga Muaro Jambi: Kepemimpinan Cek Endra Teruji 

Bangun Wilayah Eks Transmigrasi, Warga Muaro Jambi: Kepemimpinan Cek Endra Teruji

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bupati Sarolangun yang juga Bakal Calon Gubernur Jambi H. Cek Endra begitu memperhatikan pembangunan di kawasan eks transmigrasi.

Sebut saja wilayah Singkut, Mandiangin, Pelawan, dan Mentawak. Semua daerah itu sudah merasakan pembangunan di bawah kepemimpinan Cek Endra.

Hal itu membuat masyarakat lain di kabupaten lainnya di Provinsi Jambi ingin memiliki gubernur yang punya perhatian kepada kawasan eks transmigrasi.

Badrudin (42), seorang warga Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi siap mendukung Cek Endra duduk di tapuk pimpinan Jambi.

Tokoh Masyarakat: Cek Endra Punya Jiwa Sosial yang Tinggi

Pesan Cek Endra pada Masyarakat: Bersama Jaga Hasil Pembangunan

Dia beralasan, sebagai masyarakat yang tinggal di daerah eks transmigrasi merasa di nomor dua kan. Sehingga, tak salah jika dirinya menjatuhkan pilihan kepada Cek Endra.

"Sejauh ini apa yang saya dengar, Pak CE membangun tidak melihat daetah satu dan lainnya. Semuanya merasakan pembangunan, terutama kami masyarakat eks trans ini jalan banyak rusak. Semoga Pak CE jadi gubernur dan bisa membangun jalan provinsi yang ada di Sungai Bahar," ucap Badrudin.

Tak jauh berbeda, Sulaiman (41) juga sudah tahu bagaimana perhatian Cek Endra kepada wilayah eks transmigrasi. Oleh sebab itu, dengan majunya Cek Endra sebagai Gubernur Jambi, dia menitipkan harapan yang besar kepada Cek Endra.

Punya Latar Belakang Pengusaha, Cek Endra Diyakini Mampu Selesaikan Masalah Pedagang Pasar

Mimpi Besar Cek Endra Untuk Jambi: Jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Nasional

"Besar harapan kami beliau membangun Sungai Bahar seperti Sarolangun itu. Desa kami ingin ekonominya dibangun, terutama jalan kami," ucap Sulaiman.

Menanggapi hal itu, Cek Endra menyebut, sebagai pemimpin tidak boleh memilih daerah yang akan dibangun. Menurut dia, semua masyarakat punya hak sama menikmati pembangunan. Itu telah dia laksanakan selama memimpin Sarolangun.

Menjalankan semua itu, Cek Endta menuturkan pemimpin harus punya hati kepada masyarakat. Serta tidak akan membiarkan masyarakat tidak menikmati pembangunan.

"Objek pembangunan kita itu manusia, bukan perkara ini dusun kita atau bukan. Manusianya banyak yang padat daerah transmigrasi. Objek pembangunan mensejahterakan masyarakat. Memimpin itu pakai hati, jangan pakai emosi karena yang dipimpin manusia," ucap Cek Endra.(*)

Editor: budi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved