Virus Corona Renggut Nyawa Ulama Senior Iran

Korban tewas akibat virus corona kembali menimpa tokoh ulama di Iran. Seorang ulama senior Iran

Shutterstock
Ilustrasi kasus virus corona di Iran 

Virus Corona Renggut Nyawa Ulama Senior Iran

TRIBUNJAMBI.COM, TEHERAN - Korban tewas akibat virus corona kembali menimpa tokoh ulama di Iran.

Seorang ulama senior Iran, Ayatollah Hashem Bathayi Golpayegani, yang berusia 78 tahun meninggal setelah terinfeksi virus corona (Covid-19).

Seperti dilansir AFP, Selasa (17/3), Golpayegani adalah salah satu anggota Majelis Pakar yang terdiri dari 88 orang.

Tugasnya menunjuk dan mengawasi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Menurut kantor berita Iran, IRNA, Golpayegani meninggal dua hari setelah dinyatakan positif mengidap virus corona. Dia wafat di rumah sakit pada Senin (16/3) kemarin.

Kemudian seorang aktivis politik dan ekonomi Iran, Fariborz Rais-Dana, juga meninggal usai terinfeksi virus corona kemarin.

Pakar ekonomi lulusan Sekolah Ekonomi London itu sedang dipenjara akibat divonis bersalah menyebarkan propaganda menentang sistem pemerintahan Iran.

Sampai berita ini ditulis, sudah 853 orang meninggal akibat terkena virus corona di Iran. Sementara jumlah total keseluruhan kasus infeksi mencapai 14.991 orang.

"Saya berharap seluruh penduduk menyikapi virus ini dengan serius dan tidak bepergian ke provinsi lain," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved