Berita Muarojambi

Dirut PDAM Tirta Muarojambi Sebut Bakal Tindak Lanjuti Langsung Laporan dari Pelanggan

"Kita akan cek kesalahannya di mana. Apakah amperenya atau mesinnya. Kalau meteran yang rusak akan kita ganti, kalau memang tidak ada amperenya...

Tribunjambi/Hasbi
Petugas PDAM Muarojambi memutus sambungan air bersih pelanggan akibat tunggakan yang belum dibayar lebih tiga bulan. 

Dirut PDAM Tirta Muarojambi Sebut Bakal Tindak Lanjuti Langsung Laporan dari Pelanggan

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pihak PDAM Tirta Muarojambi menanggapi laporan masyarakat terkait adanya temuan petugas yang tidak memasang ampere terhadap beberapa pelanggan di Sekernan, Muarojambi.

Namun terhadap upaya tersebut, pihak PDAM telah memberikan pelayanan untuk masyarakat yang sudah teraliri air PDAM.

Budi Mulia selaku Dirut PDAM Tirta Muarojambi, saat dimintai keterangan, Selasa (17/3/2020) mengatakan, ada beberapa laporan yang diterima pihaknya terkait pelanggan yang belum memiliki ampere.

Api yang Membakar Lahan di Kecamatan Sadu Berhasil Dijinakan, Petugas Masih Pendinginan

BREAKING NEWS Warga Kerinci Meninggal di RSUP M Djamil Padang setelah Pulang dari Malaysia

Pasien Corona yang Sembuh Dibuatkan Pesta Seremonial, Warganet Bingung: Katanya Social Distancing?

Ia meminta masyarakat untuk memberikan informasi langsung ke PDAM Tirta Muarojambi

Laporan tersebut akan ditindaklanjuti, termasuk soal ada tagihan pelanggan yang tidak sesuai dengan pemakaiannya. 

"Kita akan cek kesalahannya di mana. Apakah amperenya atau mesinnya. Kalau meteran yang rusak akan kita ganti, kalau memang tidak ada amperenya kita kasih," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menegaskan kepada pelanggan PDAM untuk dapat membayar tepat waktu agar pelanggan tersebut tidak dikenakan denda.

"Tidak hanya itu, jika menunggak lebih dari tiga bulan, maka kami ambil tindakan, jaringan PDAM akan diputus," ujarnya.

Seperti dikatakannya, pada tahun ini pihaknya akan bertindak tegas.

Bagi pelanggan yang telat pembayaran tiga bulan akan disanksi pemutusan jaringan air bersih.

"Kita minta juga untuk yang ada tanggungan hutang untuk bayar langsung ke kantor atau rekening PDAM. Jangan melaui karyawan kita. Untuk pegawai yang melanggar jelas sanksinya adalah pemecatan jika masih juga seperti itu," tutupnya.

(Tribunjambi.com/Hasbi) 

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved