Cek Endra: Semua Amanah Kita Akan Dihisab
Bupati Sarolangun yang juga Bakal Calon Gubernur Jambi H. Cek Endra dikenal sebagai kepala daerah yang peduli dengan kegiatan keagamaan.
Cek Endra: Semua Amanah Kita Akan Dihisab
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bupati Sarolangun yang juga Bakal Calon Gubernur Jambi H. Cek Endra dikenal sebagai kepala daerah yang peduli dengan kegiatan keagamaan.
Sebagai orang nomor 1 di Sarolangun, Cek Endra melahirkan program-program untuk membesarkan agama.
Sebut saja yang sudah dikenal banyak oleh masyarakat Jambi, yakni Subuh Keliling (Subling). Selain itu, Cek Endra juga memberi bantuan kepada pesantren-pesantren.
Bantuan kepada pesantren bukan hanya dalam bentuk uang, tetapi juga sebidang tanah. Ada juga uang pembinaan dan sertifikat bagi anak-anak yang telah khatam Alqur'an.
• Pacu Kreatifitas Pemuda, Cek Endra Siapkan Rumah Kreatif
• Tokoh Pemuda Bungo Sebut Cek Endra Punya Aura Sebagai Gubernur Jambi
Kepedulian Cek Endra itu disambut baik oleh masyarakat. Bahkan karena memanfaatkan jabatan untuk kepentingan agama, Cek Endra juga disebut sebagai ulama.
"Pak CE disamping pejabat, menurut saya juga ulama karena paham dan peduli sekali di bidang agama," ungkap KH. Suyono, tokoh agama Pemenang, Kab. Merangin.
Demi lebih menggaungkan lagi agama Allah di Provinsi Jambi, KH. Suyono berharap masyarakat bisa mendorong dan mendukung Cek Endra menjadi Gubernur Jambi. Banyak keberkahan jika seorang pemimpin peduli kepada agama.
• WHO Surati Jokowi, Minta Pemerintah Indonesia Umumkan Darurat Nasional Virus Corona
• Akbar Tandjung Yakin Golkar Jambi Makin Berkibar di Bawah Kepemimpinan Cek Endra
"Saya sangat mengharapkan sekali beliau bisa dipercaya masyarakat, dan beliau selalu di dalam naungan dan rida Allah," harapnya.
Cek Endra menyatakan, kekuasaan hari ini hanya titipan. Sangat disesalkan jika tidak dimanfaatkam demi kepentingan agama.
Ketua DPD 1 Golkar Jambi ini menyebut, kepentingan agama tidak boleh hanya dititipkan kepada pemuka agama. Sebagai pemerintah pun, harus memanfaatkan kewenangan ubtuk itu.
"Pemerintah harus ikut mengajak masyarkat menanamkan nilai-nilai agama. Bukan semua kita serahkan kepada ustadz-ustadz kita. Semua kekuasaan kita akan dihisab, untuk apa kita gunakan," ucap Cek Endra.(*)