Keunikan Gigi Freddie Mercury dan Suara Vokalis Queen yang Bisa Empat Oktaf, Jumlahnya Beda

Setelah tumbuh di Zanzibar dan kemudian India, keluarganya pindah ke Middlesex, Inggris, di akhir masa remajanya.

Editor: Duanto AS
(Photo by Richard Young)
Freddie Mercury, vokalis Queen. 

Pertanyaan yang kerap muncul mengapa suara vokalis Queen bisa sampai empat oktaf dan unik? Apakah kuncinya keunikan gigi Freddie Mercury?

TRIBUNJAMBI.COM - Penampilan Freddie Mercury memang unik. Selain aksi panggung, penampilan vokalis ini unik saat menyanyi.

Freddie Mercury merupakan satu di antara penyanyi terbaik dalam sejarah musik di Inggris.

Saat menelusuri masa lalu vokalis Queen ini akan terlihat banyak fakta mengejutkan.

Sosok ini merupakan pria fenomenal dan memiliki karakter unik, dibanding personel band lain.

Sebenarnya ada keunikan di gigi Freddie Mercury

Wajahnya unik, memiliki karakter yang khas. Vokalis band legendaris ini memang kerap berpenampilan nyentrik.

Sosok pria bernama asli Farrokh Bulsara ini dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu dan produser rekaman.

Dia juga vokalis utama band rock Queen dari Inggris.

Terkuak Surat Wasiat Terakhir Freddie Mercury Vokalis Band Queen, Bahas Privasi hingga HIV dan AIDS

 Daftar Album Queen Lengkap dari 1968 s/d 2014, Tentu Ingat Lagu Ini yang Paling Fenomenal

 Teka-teki Bongkar Pasang Personel Queen, Perselingkuhan dan Cinta hingga Freddie Mercury Keluar

 Gara-gara Masa Lalu, Raja Belanda Mendadak Minta Maaf ke Indonesia Lewat Presiden Jokowi di Istana

Dalam sejarah musik populer, Mercury dianggap sebagai salah satu dari penyanyi terbaik dalam sejarah musik populer.

Memang, Freedie berkepribadian flamboyan di panggung.

Uniknya, suaranya memiliki jangkauan vokal empat oktaf.

Masa kecil Freedie Mercury

Melansir wikipedia, Freddie Mercury lahir di Zanzibar, dari orang tua Parsi yang berasal dari India.

Setelah tumbuh di Zanzibar dan kemudian India, keluarganya pindah ke Middlesex, Inggris, di akhir masa remajanya.

Freddie Mercury dan Brian May personel Queen.
Freddie Mercury dan Brian May personel Queen. (Instagram/officialqueenmusic)

Dia membentuk Queen pada 1970 bersama gitaris Brian May dan drummer Roger Taylor.

Mercury menulis banyak hit untuk Queen, termasuk "Bohemian Rhapsody", "Killer Queen", "Somebody to Love", "Don't Stop Me Now", "Crazy Little Thing Called Love", dan "We Are the Champions".

Dia juga bersolo karier disamping Queen, dan terkadang menjadi seorang produser dan musisi tamu untuk artis lain.

Mercury meninggal pada 1991 di usia 45 tahun, karena komplikasi dari AIDS.

Dia meninggal dunia setelah mengonfirmasi bahwa telah tertular penyakit itu, sehari sebelum kematiannya.

Sebagai anggota dari Queen, dia dimasukkan kedalam Rock and Roll Hall of Fame pada 2001, Songwriters Hall of Fame pada 2003, dan UK Music Hall of Fame pada 2004.

 Di Balik Kisah Susi Susanti Juara All England Empat Kali, dari Pacaran Itu-itu Saja hingga Bisnis

 Jejak Karier Johan Wahyudi Juara All England 6 Kali, Pebulu Tangkis Indonesia yang Pernah Kena Tipu

Pada 1992, setahun setelah kematiannya, Mercury secara anumerta dianugerahi di Brit Award sebagai Outstanding Contribution to British Music.

Sebuah konser penghormatan diadakan di Stadion Wembley, London. 
Pada 2002, dia berada di nomor 58 dalam jajak pendapat oleh BBC sebagai 100 Greatest Britons.

Mercury terpilih sebagai penyanyi pria terbaik sepanjang masa dalam sebuah jajak pendapat tahun 2005 yang diadakan oleh Blender dan MTV2.

Mercury juga berada di posisi 18 dalam daftar 100 penyanyi terbaik yang pernah ada oleh Rolling Stone pada tahun 2008 dan berada di posisi kedua di daftar pilihan pembaca Rolling Stone pada tahun 2011.

Mercury digambarkan oleh AllMusic sebagai "salah satu dari penampil rock terbaik sepanjang-masa," dengan "salah satu suara terbaik dalam segala jenis musik."

Setelah dirilis pada November 2018, film biografi tentang Mercury dan Queen, Bohemian Rhapsody, menjadi film biografi musik terlaris sepanjang masa.

Siapa sebenarnya Freddie Mercurie?

Banyak yang tidak mengetahui Frederick Mercury memiliki nama asli Farrokh Bulsara.

Dia lahir di Stone Town di wilayah Zanzibar yang termasuk jajahan Inggris pada 5 September 1946. Orang tuanya, Bomi (1908–2003) dan Jer (1922–2016) Bulsara.

Orang tua Freddie merupakan Parsi yang berasal dari wilayah Gujarat yang pada saat itu berada di bawah kekuasaan Presidensi Bombay di British India.

Mereka pindah kembali ke Zanzibar agar Bomi bisa melanjutkan pekerjaanya sebagai kasir di Kantor Koloni Inggris.

Dia terlahir sebagai warga negara Inggris sampai kematiannya.

Sebagai Parsi, keluarga Bulsara menganut agama Zoroastrian.

 Ukuran Tubuh Farah Quinn yang Menipu Pandangan, Ternyata Segini Bila Dibandingkan Paris Hilton

 Kondisi Terkini Farah Quinn setelah 5 Tahun Pisah dengan Carson Quinn, Penampilan Makin Segar

Mercury mempunyai seorang adik perempuan bernama Kashmira.

Mercury terlahir dengan empat gigi seri, yang mana dia menghubungkan jangkauan vokalnya yang meningkat.

Mercury menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di India dan mulai mengambil kelas piano di usia tujuh tahun.

Pada 1954, di usia delapan tahun, Mercury dikirim untuk belajar ke St. Peter's School, sebuah sekolah asrama anak laki-laki bergaya-Inggris, di Panchgani dekat Bombay.

Pada usia 12 tahun, dia membentuk sebuah band sekolah, the Hectics, dan mengcover artis-artis rock and roll seperti Cliff Richard dan Little Richard.

Salah satu teman mantan band Mercury dari Hectics pernah berkata "satu-satunya musik yang Mercury dengarkan, dan mainkan, adalah musik pop Barat."

Seorang teman di waktu ini mengingat bahwa Mercury memiliki "kemampuan luar biasa untuk mendengarkan radio dan memutar ulang apa yang didengarnya di piano".

Juga di St. Peter's Mercury mulai memanggil dirinya sendiri "Freddie". Dia juga memasuki St. Mary's School, Mumbai.

Pada Februari 1963, dia pindah kembali ke Zanzibar dan tinggal bersama orang tuanya kembali di sebuah apartemen kecil.

Terjadi pembunuhan massal

Pada 1964, Freddie Mercury dan keluarganya meninggalkan Zanzibar untuk melarikan diri dari Revolusi Zanzibar. Saat itu, ribuan orang Arab dan India dibunuh.

Mereka pindah ke sebuah rumah kecil di 22 Gladstone Avenue, Feltham, Middlesex, Inggris.

Setelah awalnya belajar seni di Isleworth Polytechnic di West London, Mercury kemudian belajar seni grafis dan desain di Ealing Art College, lulus dengan diploma pada 1969.

 Video Bakpao Telur Asin Farah Quinn Bikin Ngiler, Dilihat Indah Dimakan Enak

 Ukuran Tubuh Farah Quinn yang Menipu Pandangan, Ternyata Segini Bila Dibandingkan Paris Hilton

 Mengapa Ada kata Sugeng di Belakang Nama Luna Maya? Ini Masa Lalu yang Tak Diketahui Orang

Dia kemudian menggunakan keterampilan ini untuk merancang lengan heraldik untuk bandnya Queen.

Setelah kelulusan, Mercury bergabung bersama beberapa band dan menjual pakaian bekas di Kensington Market di London bersama pacarnya, Mary Austin.

Dia juga bekerja sebagai seorang penangan bagasi di Heathrow Airport.

Teman-teman di waktu ini mengingatnya sebagai seorang pria muda yang pendiam dan pemalu dengan ketertarikan yang bagus akan musik.

Pada 1969 dia bergabung bersama band yang berbasis di Liverpool, Ibex, yang kemudian berganti nama menjadi Wreckage.

Dia tinggal sebentar di sebuah apartemen di atas bar di Liverpool, The Dovedale Towers.

Ketika band ini gagal untuk maju, dia bergabung bersama band lain, Sour Milk Sea, tetapi di awal tahun 1970 grup ini bubar juga.

 10 Foto Miyabi Dalam Balutan Baju Sopan dan Elegan, Masih Tetap Cantik dan Penuh Pesona

 5 Artis Era 1990-an yang Masih Tampil Kencang dan Segar, dari Meriam Bellina s/d Bella Saphira

 Tubuh Nike Ardilla Terbanting-banting Dalam Honda Civic yang Tabrak Pohon, Dadanya Luka Parah

 Daftar 12 Artis Asal Jambi yang Sukses di Jakarta, dari Sarwendah s/d Eriska Rein yang Cantik

Pada April 1970, Freddie Mercury bergabung bersama pemain gitar Brian May dan pemain drum Roger Taylor, untuk menjadi vokalis utama di band mereka yang bernama Smile.

Pemain bass John Deacon bergabung bersama mereka pada 1971.

Meskipun adanya keberatan dari anggota lain dan Trident Studios, manajemen awal band, Mercury memilih nama "Queen" untuk band baru ini.

Dia kemudian berkata, "Jelas sangat agung, dan kedengarannya indah. Itu nama yang kuat, sangat universal dan langsung. Aku tentu sadar akan konotasi gay, tapi itu hanya satu sisi saja."

Di sekitar waktu yang sama, dia mengganti nama belakangnya, Bulsara, menjadi Mercury.

Logo "Queen crest"

Tak lama sebelum rilis dari album pertama berjudul sama seperti nama band mereka, Mercury mendesain logo band ini, dikenal sebagai "Queen crest".

Logo ini menggabungkan tanda zodiak dari empat anggota band: dua singa untuk Deacon dan Taylor (tanda Leo), seekor kepiting untuk bulan Mei (Cancer), dan dua peri untuk Merkurius (Virgo).

Singa merangkul huruf Q yang dimodifikasi, kepiting bersandar di atas surat dengan api yang naik langsung di atasnya, dan peri masing-masing berlindung di bawah singa.

Ada juga sebuah mahkota di dalam Q dan seluruh logo yang dibayangi oleh phoenix yang sangat besar.

Lambang Queen ini memiliki kemiripan dengan Lambang Britania Raya, terutama dengan para pendukung yang berwujud singa.

Biodata Freddie Mercury

  • Nama lahir: Farrokh Bulsara
  • Nama lain : Freddie Bulsara, Larry Lurex
  • Lahir: Stone Town, Zanzibar, 5 September 1946
  • Meninggal: Kensington, Inggris, 24 November 1991
  • Penyebab meninggal: Bronkopneumonia serta kompilasi dengan AIDS
  • Pendidikan: St. Peter's Boys School
  • Almamater: Isleworth Polytechnic College, Ealing Art College
  • Pekerjaan: Penyanyi-penulis laguproduser rekaman
  • Tahun aktif: 1969-1991
  • Pasangan serumah: Mary Austin (1970-1976), Jim Hutton (1985-1991)

Itulah jejak masa lalu Freddie Mercury, vokalis band legendaris Queen. ( Tribunjambi.com)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved