Berita Nasional
Nasib Keluarga Remaja SMP yang Bunuh Balita, Terusir dari Rumah, Warga Bongkar Kebiasaan Pelaku
Nasib Keluarga Remaja SMP yang Bunuh Balita, Terusir dari Rumah, Warga Bongkar Kebiasaan Pelaku
Nasib Keluarga Remaja SMP yang Bunuh Balita, Terusir dari Rumah, Warga Bongkar Kebiasaan Pelaku
TRIBUNJAMBI.COM - Sedang ramai belakangan ini kasus pembunuhan seorang anak 5 tahun yang dilakukan oleh seorang siswi SMP berinisial NF (15) di Sawah Besar Jakarta Pusat.
Kasus ini menjadi viral di manapun, karena seorang gadis yang barus usia 15 tahun tega melakukan pembunuhan pada seorang bocah yang masih di bawah umur.
NF sendiri melakukan pembunuhan pada tetangganya AP (5) dengan cara menenggelamkannya.
Pasca insiden tersebut, warga menyebut merasa trauma dengan mentakan ketakuan pascainsiden tersebut.
• Dua Kali Lolos Dari Percobaan Pembunuhan, Walikota Surabaya Tri Rismaharini Ambil Pelajaran Ini!
• Polisi Menduga Pembunuhan Bocah 6 Tahun oleh Siswi SMP di Sawah Besar, Jakpus Sudah Direncanakan
• Pelaku Pembunuhan Karyawan Koperasi di Jambi Ditangkap, Sembunyi di Bengkulu
"Warga di sini pada trauma lah, Kami minta keluarga NF untuk pindah rumah saja," Kata tetangganya berinisial SF dikutip dari Tribun Jakarta Senin (9/3).
Tak hanya SF warga lain berinisial BN (41) juga ungkapkan hal serupa dengan SF.
BN mengatakan, "mendingan pindah rumah kalau saya mah. Daripada warga pada tidak senang dengan dia (NF)."
Meski demikian, ada satu warga yang berbeda pendapat dari dua warga lainnya.
• APBN Terancam Defisit 2,5%, Tekanan COVID-19 Paling Terasa
• Pertamina Migas Hulu Jambi Merang Bangun Posyandu di Kemingking
• Besok Ditutup, Pendaftar Lelang Jabatan Sekda Provinsi Jambi Baru Satu
Mereka adalah NM (35) dia mengatakan tidak perlu membenci keluarga remaja tersebut.
"Kalau saya sebagai manusia, saling maaf-maafan saja, kalau benci tidak baik," ujar NM.
Selain pernyataan warga yang meminta keluarga tersangka untuk pindah rumah karena dianggap meresahkan.
Warga sekitar juga bongkar kebiasaan tersangka NF sejak masih duduk di bangku SD.
Seorang tetangga bernama Yanti mengatakan saat SD NF sering mengajak anak-anak bermain.
Berdasarkan pengakuan Yanti,saat NF masih duduk di bangku SD ia kerap mengajak anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya untuk bermain di rumahnya.
