Bupati Bungo Imbau Masyarakat Tetap Waspadai Virus Corona
Virus corona menyebar ketika ada partikel virus dari orang sakit ke orang sehat melalui mata, hidung, dan mulut.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Teguh Suprayitno
Bupati Bungo Imbau Masyarakat Tetap Waspadai Virus Corona
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Sehubungan dengan meluasmya penyebaran Infeksi Novel Coronavirus ke berbagai negara dengan risiko penyebaran ke Indonesia terkait dengan mobilisasi penduduk, diperlukan upaya penanggulangan dalam bentuk penigkatan kewaspadaan dini, kesiapsiagaan, serta tindakan antisipasi pencegahan, deteksi, pengobatan, dan respon lain yang diperlukan.
Berdasarkan Pers Coleference Presiden RI dan Menteri Kesehatan RI tanggal 2 Maret 2020, sudah ditemukan di Indonesia 2 kasus pasitif Covid-19.
Atas hal tersebut, Bupati Bungo, Mashuri menyampaikan sejumlah imbauan, di antaranya virus corona menyebar ketika ada partikel virus dari orang sakit ke orang sehat melalui mata, hidung, dan mulut.
• Cegah Penyebaran Virus Corona, Warga Sarolangun Diimbau Hindari Keramaian
• Seorang Satpam di Bungo Ditemukan Tewas di Dapur, Diduga Bunuh Diri
• Berebut Dukungan, Al Haris Diakui Memiliki Kedekatan dengan PKS
"Jaga diri Anda dan keluarga anda dari virus corona dengan Gerakkan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)," katanya, Rabu (4/3/2020).
Di antara hal yang bisa dilakukan adalah makan dengan gizi seimbang, rajin olahraga dan istirahat cukup, cuci tangan pakai sabun, jaga kebersihan lingkungan, dan tidak merokok.
Selain itu, gunakan masker bila batuk atau pilek, atau tutup mulut dengan menerapkan etika batuk.
"Jaga jarak dengan orang atau menutup mulut dan hidung dengan tissue atau baju saat batuk atau bersin," terangnya.
Selain itu, dia juga mengimbau agar minum air mineral delapan gelas per hari, makan makanan yang dimasak sempurna dan jangan makan daging dari hewan yang berpotensi menularkan virus.
"Bila demam dan sesak napas, segera ke fasilitas kesehatan dan hati-hati kontak dengan hewan," imbaunya.
Selain itu, dia juga mengimbau untuk tetap wasapada dan jangan panik dan selalu berdoa setiap melaksanakan aktivitas, serta hindari berpergian ke negara atau wilayah negara terjangkit.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)