Kamis, 28 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sudah Positif Virus Corona, Pengamat Sebut Respon Indonesia Tidak Lazim

Angka kematian terus bertambah dan mengalami peningkatan signifikan di beberapa negara di luar China.

Tayang:
Editor: Nani Rachmaini
ist
Indonesia positif kasus virus corona. 

Sudah Positif Virus Corona, Pengamat Sebut Respon Indonesia Tidak Lazim

TRIBUNJAMBI.COM-Jumlah kasus positif infeksi virus corona Covid-19 masih terus meningkat di seluruh dunia.

Selain itu, angka kematian terus bertambah dan mengalami peningkatan signifikan di beberapa negara di luar China.

Di Indonesia sendiri sudah ada dua orang yang telah dinyatakan positif terkena virus corona.

Kabar adanya WNI yang dinyatakan positif virus corona ini, disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi persnya, Senin (2/3/2020) kemarin.

Hingga Selasa (3/3/2020) pagi hari ini, total kasus infeksi yang telah tercatat di seluruh dunia adalah sebanyak 90.255 kasus.

Orang KPK Ini Diambil Erick Thohir Jadi Anak Buahnya di BUMN, Jabatannya Ternyata Menggiurkan!

Jalan Geragai Menuju Mendahara Ilir Rusak, Bupati Tanjabtim Minta PetroChina Buat MoU Pembangunan

Promo Alfamart & KFC - Serba Rp 5 Ribuan hingga Buy 1 Get 1 Free Super Besar 1

Dari kasus-kasus infeksi yang terjadi, ada 3.080 kematian yang terjadi di seluruh dunia dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 45.202.

Orang yang beresiko meninggal karena virus corona

Para ahli pun kemudian menyoroti orang-orang seperti apa yang paling berisiko meninggal dunia karena virus corona.

Dilansir dari Asia One, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan penilaian risiko globalnya ke tingkat tertinggi pada hari Jumat lalu.

Dengan adanya krisis kesehatan global semakin mendekati pandemi, virus corona sendiri dianggap WHO sebagai virus yang mudah menular dan tidak separah SARS.

Di antara mereka yang mudah terinfeksi virus adalah orang dewasa yang sudah berumur tua.

Teknisi pendukung klinis Douglas Condie mengekstrak virus dari sampel swab sehingga struktur genetik virus dapat dianalisis dan diidentifikasi di laboratorium pengujian coronavirus di Glasgow Royal Infirmary, Glasgow, Inggris Raya. Rabu (19/02/2020). (Jane Barlow/POOL/AFP)
Teknisi pendukung klinis Douglas Condie mengekstrak virus dari sampel swab sehingga struktur genetik virus dapat dianalisis dan diidentifikasi di laboratorium pengujian coronavirus di Glasgow Royal Infirmary, Glasgow, Inggris Raya. Rabu (19/02/2020). (Jane Barlow/POOL/AFP) (AFP/JANE BARLOW)

Juga orang dengan kondisi jantung yang sudah lemah atau hipertensi, menghadapi risiko yang lebih tinggi terhadap kematian karena virus corona.

Kesimpulan tersebut diambil dari statistik awal, termasuk dari penelitian yang mencakup lebih dari 72.000 pasien di China.

Dari 44.700 infeksi yang dikonfirmasi melalui tes laboratorium pada pertengahan Februari, lebih dari 80 persen kematian berusia setidaknya 60 tahun, dengan separuhnya berusia 70 tahun lebih, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam CDC Weekly China resmi.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved