Pengebor Minyak Ilegal Ditangkap

BREAKING NEWS: Dua Tersangka Pengebor Sumur Minyak Ilegal Ditangkap Polisi Saat Sedang Beroperasi

Polres Batanghari kembali menangkap dua pelaku Illegal Drilling di Desa Laman Teras, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari

tribunjambi/rian aidilfi afriandi
Polres Batanghari kembali menangkap dua pelaku Illegal Drilling di Desa Laman Teras, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Sabtu malam (29/2/2020). 

Dua Tersangka Pengebor Sumur Minyak Ilegal Ditangkap Polisi Saat Sedang Beroperasi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Polres Batanghari kembali menangkap dua pelaku Illegal Drilling di Desa Laman Teras, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Identitas tersangka yakni Dorikon (37) warga RT 09, Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang dan Ardiat (27) warga RT 06 Desa Air Hitam, Kecamatan Babat, Kabupaten Pali, Provinsi Sumatera Selatan.

Kapolres Batanghari, melalui Kasat Reskrim Iptu Orivan Irnanda mengatakan, keduanya diamankan di lokasi dan hari yang berbeda namun masih pada satu desa.

"Tersangka Ardiat ditangkap hari Jumat sekira jam 10 malam. Sedangkan Dorikon diamankan Sabtu, jam 11.55 malam," ujarnya.

Aktivitas Illegal Drilling di Batanghari Masih Berlanjut, Bak Penampung Minyak Ilegal Terbakar

Harga HP Turun! Redmi 8 Rp 1,5 Juta, Redmi 8A Rp 1,3 Juta, Ada Xiaomi, Oppo, Samsung dan iPhone

Ibu Hamil Kepergok Curi Tabung Gas 3 Kg di Sebuah Kos-kosan, 2 Anaknya Sengaja Ditinggal di Motor

Polres Batanghari kembali menangkap dua pelaku Illegal Drilling di Desa Laman Teras, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Sabtu malam (29/2/2020).
Polres Batanghari kembali menangkap dua pelaku Illegal Drilling di Desa Laman Teras, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Sabtu malam (29/2/2020). (tribunjambi/rian aidilfi afriandi)

Keduanya, lanjut Orivan ditangkap saat anggotanya melakukan partoli malam di Desa Pompa Air dan mendapat informasi bahwa ada aktivitas Illegal Drilling di Desa Laman Teras. Mendapat informasi itu, anggota langsung bergerak ke lokasi.

"Kedua pelaku tertangkap tangan saat mengoperasinolkan peralatan polot. Saat itu sedang menghidupkan sepeda motor dan menarik canting yang ada di sumur minyak ilegal untuk mengeluarkarkan minyak," ujarnya, Minggu (1/3).

Selain kedua tersangka, barang bukti yang ikut diamankan yakni dua unit sepeda motor jenis Honda Revo Fit, dua jeriken minyak dua blower, dua gulung tali dan dua batang besi.

Ia menambahkan, penangkapan kedua tersangka dilakukan karena pada akhir 2019 sudah melakukan kegiatan preventif dengan cara memasang sepanduk imbauan oleh Polres Batanghari bersama aparat terkait di Desa Pompa Air dan Kecamatan Bajubang.

"Setelah itu Polres Batanghari juga melakukan tindakan preventif dengan patroli yang melibatkan fungsi terpadu, tetapi karena para pelaku Ilegal Drilling masih melakukan kegiatanya maka tindakan penegakan hukum kita lakukan," jelasnya.

Kini, kedua tersangka diamankan di Mapolres Batanghari untuk pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya terancam pasal 52 UU RI no 22 tahun 2001 tentang Migas jo pasal 11 ayat (1) UU RI no 22 tahun 2001 tentang Migas. Ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved