Berita Tanjab Timur
Tahun Ini Sekolah Dasar di Tanjab Timur tak Lagi Berlakukan USBN, Diknas Sosialisasi ke Kecamatan
Tahun Ini Sekolah Dasar di Tanjab Timur tak Lagi Berlakukan USBN, Diknas Sosialisasi ke Kecamatan
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Deni Satria Budi
Tahun Ini Sekolah Dasar di Tanjab Timur tak Lagi Berlakukan USBN, Diknas Sosialisasi ke Kecamatan
Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Tahun 2020 ini Dinas Pendidikan mulai kembali menerapkan Ujian Sekolah (US), pasca Kemendikbud resmi menghapus Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) di tingkat Sekolah Dasar.
Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Junaedi Rahmat mengatakan, pasca pertemuan dengan Kementrian Pendidikan beberapa waktu lalu, Kementrian tetap akan melakukan penghapusan USBN tahun ini.
"Atas kebijakan itu, tahun ini untuk SD kita akan menerapkan Ujian Sekolah juga di Tanjabtim," sebut Junaedi Rahmat, kepada Tribunjambi.com, Selasa (25/2/2020).
• Cheryl: Ujian Nasional Sebaikanya Tak Jadi Penentu Kelulusan
• Perbaikan Sekolah Dasar, Disdik Tanjab Timur Terima Bantuan DAK Rp 32 Miliar
• Polemik Ujian Nasional (UN) - Di Mata Najwa, Sophia Latjuba Sebut Korban Bisa Berjatuhan
Menurutnya, untuk tingkat SMP, pada tahun ini masih melaksanakan UNBK. Namun pada tahun 2021 mendatang, dapat dipastikan tidak ada lagi SMP yang melakukan ujian UNBK.
"Jadi tahun 2021 nanti, dari SD sampai SMP seluruhnya harus menerapkan Ujian Sekolah, itu sudah mutlak harus dilaksanakan," ujarnya.
Terkait penerapan itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi ke beberapa kecamatan melalui K3S. Materi yang diberikan, yakni bagaimana cara pembuatan soal dan bagaimana terkait guru yang membuat soalnya.
"Kita sudah lakukan sosialisasi di beberapa kecamatan, seperti Geragai serta Mendahara Ulu. Dan seterusnya telah dijadwalkan di 11 kecamatan dalam Kabupaten Tanjabtim," ungkapnya.
Junaedi menyebutkan, dalam persiapan Ujian Sekolah, ada beberapa yang harus dibenahi. Catatannya, soal pemerataan guru. Karena banyak penempatan guru yang tidak merata, sehingga dapat mempengaruhi kualitas guru.
Tahun Ini Sekolah Dasar di Tanjab Timur tak Lagi Berlakukan USBN, Diknas Sosialisasi ke Kecamatan (Tribunjambi.com/Abdullah Usman)