Cheryl: Ujian Nasional Sebaikanya Tak Jadi Penentu Kelulusan
Ujian Nasional direncanakan akan dihapus pada 2021 oleh menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim.
Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
Cheryl: Ujian Nasional Sebaikanya Tak Jadi Penentu Kelulusan
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Ujian Nasional direncanakan akan dihapus pada 2021 oleh menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim.
Nantinya ujian nasional akan diubah menjadi asesmen kompetensi minumum dan survei karakter yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter.
Menurut Cheryl Amabel, siswa SMP Karunia Global School Jambi menilai memang sebaiknya ujian nasional tidak dijadikan penentu dalam suatu kelulusan.
Berdasarkan pengalamannya saat SD, ia merasa urutan nilai dalam ujian nasional juga berpengaruh kepada mental siswa.
• Memahami Karakter Penting untuk Pola Asuh Anak
• Berikan Jawaban yang Mudah Dimengerti Anak
• VIDEO: Marru Bistro, Sajikan Menu Otentik Indonesia, Western dan Japanese
“Ada siswa yang minder karena mendapatkan nilai yang rendah. Menurutku pendidikan karakter juga lebih diutamakan,” ungkap dara berusia 14 tahun ini, (22/2).
Ia merasa ujian memang penting untuk mengevaluasi pelajaran yang pernah dipelajari. Namun jika tidak lulus dalam ujian akan membuat seseorang down dan terpuruk karena anak-anak bisa saja depresi dengan kegagalan.
Dalam sekolah ia merasa bullying masih terjadi tanpa disadari. “Mereka menganggap bully itu bercanda padahal menyakiti orang lain,” ujarnya.
Untuk itu merasa attitude seseorang lebih penting untuk didahulukan. (nurlailis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/22022020_cheryl-amabel.jpg)