Berita Jambi

Baru 2 Hari Kerja Langsung Ditangkap Polisi, Terdakwa Ilegal Driling Ini Bingung Saat Ditanya Hakim

Baru 2 Hari Kerja Langsung Ditangkap Polisi, Terdakwa Ilegal Driling Ini Bingung Saat Ditanya Hakim

Baru 2 Hari Kerja Langsung Ditangkap Polisi, Terdakwa Ilegal Driling Ini Bingung Saat Ditanya Hakim
Tribunjambi.com/Dedy Nurdin
Baru 2 Hari Kerja Langsung Ditangkap Polisi, Terdakwa Ilegal Driling Ini Bingung Saat Ditanya Hakim 

Baru 2 Hari Kerja Langsung Ditangkap Polisi, Terdakwa Ilegal Driling Ini Bingung Saat Ditanya Hakim

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Risdianto alias Aris, dan rekannya Ferry Dei Santoso menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli di Pengadilan Negeri Jambi pada Selasa (25/2/2020).

Namun karna saksi ahli tak berkesempatan hadir, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun hanya membacakan hasil pemeriksaan saksi ahli yang tertuang pada BAP.

Pembacaan keterangan saksi ahli itu dilakukan jaksa Nirmala Dewi selaku JPU di hadapan majelis hakim yang diketuai Arfan Yani.

Usai pembacaan keterangan saksi ahli, Dua warga Desa Bathin Ness VI, Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, itu pun hanya diam ketika ditanya ketua majelis hakim.

Satgas Ilegal Drilling Temukan Banyak Sumur Minyak Ilegal dan Puluhan Camp di Mandiangin, Sarolangun

Musda DPD 1 Golkar Provinsi Jambi, Panitia Tidak Persoalkan Skenario Aklamasi

Diduga Depresi, Tahanan Titipan Jaksa Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Toilet Lapas Jambi

"Kalian berdua ngerti nggak yang di bacain tadi?," tanya Ketua Majelis Hakim Arfan Yani.

"Tu kan nggak ngerti, sudah berapa lama kamu kerja disana," tanya hakim. Dua hari yang mulia," kata Ferry.

Dua terdakwa ini kini tengah menjalani proses hukum terkait kasus ilegal driling. Keduanya ditangkap saat sedang memasak minyak mentah untuk diolah menjadi minyak siap pakai.

Proses memasaknya pun membutuhkan waktu 20 jam untuk menghasilkan minyak tanah maupun solar.

Namun apes, baru dua hari bekerja kedua terdakwa ditangkap aparat kepolisian dari tim ditreskrimsus Polda Jambi pada November 2019 lalu.

Kepada JPU Kejati Jambi Risdianto mengaku hanya ditawari pekerjaan memasak minyak. Namun ia tak tahu jika pekerjaannya itu bertentangan dengan hukum.

Bahkan sepeserpun gaji belum ia cicip, kini mantan buruh toko sembako itu pun harus meradang menunggu vonis majelis hakim berapa lama ia akan berada di balik jeruji besi.

Berdasarkan pengukuran volume barang bukti, terdapat 1.600 liter lebih minyak ilegal, yang berhasil amankan.

Aris dan Ferry pun kini diancam pidana dalam Pasal 53 huruf A UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, Junto Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

Baru 2 Hari Kerja Langsung Ditangkap Polisi, Terdakwa Ilegal Driling Ini Bingung Saat Ditanya Hakim (Tribunjambi.com/Dedy Nurdin)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved