Beda Flu Biasa dan Flu Corona Wuhan, Dalam Seminggu Ini yang Terjadi pada Penderita

Gejala awalnya flu bisa berlangsung hingga seminggu yang disertai dengan gejala lainnya yang melemahkan tubuh.

Editor: Nani Rachmaini
Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga melakukan zikir dan doa bersama di Masjid Agung Natuna, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). Zikir dan doa bersama yang bertemakan 'Dari Natuna Selamatkan Indonesia' ditujukan untuk keselamatan dan kesehatan warga Indonesia dari wabah virus corona. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Beda Flu Biasa dan Flu Virus Corona, Dalam Seminggu Ini yang Terjadi pada Penderita

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA — Wabah novel corona virus masih mengkhawatirkan karena jumlah korbannya yang terus bertambah dengan angka kematian telah mencapai 813 orang.

Virus baru yang pertama kali mewabah di kota Wuhan, China itu menunjukkan gejala seperti penyakit pneumonia, yakni gangguan pada saluran pernapasan.

Beberapa gejala yang terjadi di antaranya seperti demam, batuk, flu hingga sesak napas.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, dr. Achmad Yurianto menyebutkan gejala-gejal tersebut lebih berat jika sudah terjangkit virus corona.

Detik-detik Gugurnya Kopassus Suparlan, Cabut Pin Granat saat Pemberontak Mendekat Meledakkan Diri

Video Detik-detik Aksi 7 Prajurit Kostrad Selamatkan Penumpang Kapal Leuser yang Jatuh ke Laut Banda

Misalnya kalau gejala awalnya flu bisa berlangsung hingga seminggu yang disertai dengan gejala lainnya yang melemahkan tubuh.

"Bedanya flu biasa dan flu karena novel corona virus itu gejalanya makin berat. Dalam seminggu bisa langsung panas tinggi hingga kesulitan bernafas,” kata dr. Yuri di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

Gejala-gejala tersebut tentunya dikhawatirkan novel coronavirus jika terjadi setelah ada contact dengan yang positif novel corona virus atau habis bepergian dari tempat-tempat yang terjadi wabah virus corona.

Sementara itu melihat dari kasus kematian karena virus corona di China, ada penyakit pengikut dan banyak terjadi pada usia lanjut.

“Rata-rata kematian banyak di usia 60 sampai 75 tahun yang semuanya ada penyakit pengikutnya” ucap dr. Yuri

Sudah ada sekitar 6.000 orang yang dinyatakan sembuh dari novel corona virus dari total 37.289 orang yang positif virus bernama 2019-nCoV.

Novel corona virus merebak pertama kali pada Desember tahun lalu itu, ditemukan di kota Wuhan, provinsi Hubei, China Tengah dan kini telah menyebar di lebih dari 20 negara.

Novel corona virus merupakan virus baru yang belum ada obat dan vaksinnya sehingga cara paling ampuh mengatasimya adalah menjaga imunitas tubuh sehingga bisa melawan virus tersebut.

Erick Thohir Ungkap Kini Orang AS Anggap Waga Asia Penyakitan Akibat Virus Corona: Menyedihkan!

Cara Rocky Gerung Sentil Risma yang Sempat Laporkan Netizen ke Polisi: Apalagi Risma Suka Membully

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Flu Akibat Virus Corona Lebih Berat dan Disertai Gejala Lainnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved