Seminggu, Dua Orang di Tebo Meninggal Tersengat Listrik

Pada Rabu (5/2/2020) lalu, seorang pria di Desa Sungai Pandan, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo meninggal setelah tersengat listrik di rumahnya.

ist
Pihak kepolisian melakukan olah TKP setelah seorang warga di Desa Pulung Rejo, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo meninggal dunia diduga akibat sengatan listrik, Sabtu (8/2/2020). 

Seminggu, Dua Orang di Tebo Meninggal Tersengat Listrik

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Dalam sepekan, dua orang di Tebo meninggal akibat kesetrum listrik.

Pada Rabu (5/2/2020) lalu, seorang pria di Desa Sungai Pandan, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo meninggal setelah tersengat listrik di rumahnya.

Korban yang diketahui bernama Irfan (22) itu ditemukan tergeletak di rumahnya sesaat setelah berusaha memperbaiki listrik.

Kapolres Tebo melalui Kapolsek Rimbo Ulu, Iptu Maringan Edi Wanto Marbun menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya.

Korban mulai memperbaiki listrik sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, istrinya pergi ke rumah mbah korban yang tidak jauh dari rumahnya.

"Sekitar pukul 20.00 WIB, istri korban pulang ke rumah dan sesampainya di rumah istri korban kemudian berteriak minta tolong," dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjambi.com.

Lagi Perbaiki Listrik, Irfan Ditemukan Tergeletak dengan Dada Terbakar

11 Partai Politik di Jambi Tak Bisa Cairkan Dana Parpol, Ternyata Ini Sebabnya, BPK Ikut Terkait

VIDEO: Ini Dia Bripka Hans, Sosok Polisi Viral Asal Jambi yang Nyanyikan Lagu Jiayou Wuhan

Tiga hari berselang, tepatnya Sabtu (8/2/2020) pagi, seorang warga di Desa Pulung Rejo, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo meninggal dunia diduga akibat sengatan listrik, Sabtu (8/2/2020).

Kapolres Tebo melalui Kapolsek Rimbo Ilir, Iptu Ibrahim saat dikonfirmasi mengatakan, korban bernama Agus (20), warga Desa Sido Rukun, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo.

"Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 8 Februari 2020, sekira 08.45 WIB. di Jalan Maninjau Desa Pulung Rejo, Kecamatan Rimbo Ilir," katanya melalui keterangan tertulis.

Saat itu, korban sedang memasang tenda pesta di halaman rumah Edi Gunarto (55) di Desa Pulung Rejo bersama beberapa orang lainnya. Diketahui, di halaman rumah Edi yang jadi lokasi pemasangan tenda terdapat jaringan listrik.

"Kemudian pada saat korban sedang di atas kerangka tenda, lalu sambil menarik atau mengangat besi tenda, tiba-tiba korban terjatuh," terangnya.

Setelah diihat, korban mengalami luka bakar di bagian tangan sebelah kiri, kaki sebelah kiri, dan kaki sebelah kanan.

Agus sempat dilarikan ke Puskesmas Rimbo Ilir untuk mendapatkan tindakan medis. Namun, korban tidak dapat diselamatkan.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved