Ular Banyak Masuk Rumah, Damkar Kota Jambi Siapkan Petugas Khusus

ISTIMEWA
ULAR CABE MERAH 

Ular Banyak Masuk Rumah, Damkar Kota Jambi Siapkan Petugas Khusus

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Saat musim hujan tidak hanya banjir yang perlu diwaspadai, masyarakat juga perlu mewaspadai hewan liar seperti ular dan lainnya.

Kini Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi hampir setiap hari menangani pengaduan adanya ular yang masuk pemukiman warga.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi Feriadi. Ia mengatakan pada saat musim hujan ini memang sudah siklus perkembangbiakan hewan liar seperti ular.

“Musim hujan ular keluar dari persembunyiannya. Ular mencari tempat aman hingga masuk ke rumah warga,” kata Feriadi.

Lebih lanjut Feriadi menyebutkan, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap binatang liar tersebut.

“Jika ditemukan, lapor kepada petugas damkar dan penyelamatan,” imbuhnya.

Tiga Warga Tanjab Barat Tewas, Toyota Innova Tabrakan dengan Truk Sawit di Sekernan

Memasuki Musim Penghujan, Warga Jambi Diminta Waspada Ancaman DBD

Terdakwa Pencabulan di Jambi Divonis Bebas, Ada Kejanggalan Saat Sidang

Saat ini sebut Feriadi, hampir setiap hari ada pengaduan masyarakat terkait keberadaan ular. Pengaduan tersebut tersebar dari seluruh wilayah dalam Kota Jambi.

“Rata-rata sehari satu pengaduan adanya ular. Kadang ada dua,” ujarnya.

Feriadi menyebutkan, untuk penanganan hal tersebut pihaknya juga sudah menyiapkan petugas khusus yang sudah dilatih dalam menjinakan hewan liar.

“Anggota terus melatih diri untuk penjinakan hewan liar. Kita terima pengaduan penjinakan hewan liar jika dibutuh masyarakat,” imbuhnya.

“Sekarangkan lagi musim hujan, ular juga masuk masa kembang biak. Pada saat musim hujan ular rawan naik ke daratan, karena saat hujan tempat hewan liar ini juga terendam banjir,” ungkapnya.

Kata Feriadi, petugas siaga dalam penanganan hewan liar sudah disiapkan pihaknya. Ada 12 petugas yang sudah dilatih khusus untuk penanganan itu.

“Mereka sudah dilatih, dikarantina di taman safari,” pungkasnya. (Rohmayana)