Berita Jambi

Bebasnya Terdakwa Pencabulan di Jambi, KPAI Sarankan Orangtua Korban Beri Bukti Baru di Kasasi

Bebasnya Terdakwa Pencabulan di Jambi, KPAI Sarankan Orangtua Korban Beri Bukti Baru di Kasasi

Bebasnya Terdakwa Pencabulan di Jambi, KPAI Sarankan Orangtua Korban Beri Bukti Baru di Kasasi
huffington post
Ilustrasi korban pencabulan 

Bebasnya Terdakwa Pencabulan di Jambi, KPAI Sarankan Orangtua Korban Beri Bukti Baru di Kasasi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mengapresiasi orangtua korban yang pro aktif dalam menuntut keadilan dalam kasus pencabulan oleh oknum ASN di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Meski terdakwa sudah divonis bebas oleh pengadilan, tapi para orangtua korban terus mempertanyakan kasus tersebut.

Jasra Putra, Komisioner hak sipil dan partisipasi anak KPAI mengatakan, kasus pembuktian pencabulan seringkali berakhir, karena korban yang tidak mau bersaksi.

Menurutnya, banyak pandangan permisif terhadap peristiwa itu. 

"Namun untuk peristiwa di Jambi, kita melihat para korban dan orangtua korban yang pro aktif. Ini menjadi contoh upaya penanganan korban kekerasan seksual," jelasnya, Kamis (6/2/2020).

Terdakwa Pencabulan di Jambi Divonis Bebas, Ada Kejanggalan Saat Sidang

Berkas Terdakwa Pencabulan yang Divonis Bebas Tak Ditemukan Di Web Pengadilan Negeri dan MA

Si Kakek Bejat Melucuti Pakaian ABC, Bocah 7 Tahun Itu Jadi Korban

Jasra mengatakan, negara bisa berperan lebih dengan cara mendukung mereka yang berani melaporkan dan mengawal kasusnya. Apalagi para ibu dari orangtua korban berperan aktif.

KPAI menyarankan orangtua korban mendorong proses lanjutan atas putusan bebas tersebut dan mendorong disertakan bukti-bukti tambahan.

Menurutnya, alat bukti tambahan dapat diupayakan dengan melibatkan psikiater, dan psikolog. Selain itu, juga bisa dilakukan dengan pelibatan pekerja sosial, penelitian masyarakat dan lokasi terjadi perisitwa.

"Upaya hukum bisa melalui kasasi dengan menambahkan bukti-bukti baru, tentu harus ada pendampingan hukum bagi anak oleh pemerintah daerah dalam hal ini melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," tegasnya.

Sebelumnya diketahui tanggal 23 Januari 2020 seorang terdakwa kasus pencabulan terhadap anak usia 7 sampai 10 tahun divonis bebas.

Terdakwa atas nama Ambok Lang ini merupakan Aparatur Sipil negara di Dinas pendidikan Provinsi Jambi.

Vonis bebas ini membuat para orang tua korban kecewa dan mempertanyakan hal ini ke kejaksaan, pengadilan hingganP2TP2A.

Jaksa masih meneliti dan mengkaji berkas salinan putusan hakim dan akan memasukkan memori kasasi paling lambat 13 Februari 2020.

Bebasnya Terdakwa Pencabulan di Jambi, KPAI Sarankan Orangtua Korban Beri Bukti Baru di Kasasi (Tribunjambi.com/Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved