Jumat, 8 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Merangin

Perdalam Bukti, Polisi akan Periksa Musadi: "Tak Wajar, Anak Sendiri Kok Dibunuh"

Pihak kepolisian terus mendalami kasus pembunuhan anak kandung yang dilakukan oleh Musadi (39) warga Desa Seringat

Tayang:
Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Musadi (39), sebelumnya tertulis Mursidin, tersangka pembunuhan anak kandung sendiri. Pembunuhan terjadi di Desa Seringat, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin, Jambi. 

Perdalam Bukti, Polisi akan Periksa Musadi: "Tak Wajar, Anak Sendiri Kok Dibunuh"

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Pihak kepolisian terus mendalami kasus pembunuhan anak kandung yang dilakukan oleh Musadi (39) warga Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin.

Pihak kepolisian akan memeriksa kejiwaan Musadi. Pihaknya menduga jika Musadi mengalami sedikit gangguan jiwa.

"Rencana begitu (periksa kejiwaan, red). Karena apa yang dilakukan ini hal yang tidak wajar. Anak sendiri kok dibunuh," kata Kapolsek Sungai Manau IPTU Karto.

Menurut dia, Jika dilihat dari fisik dan pembicaraannya, Musadi tidak mengalami gangguan jiwa. 

Empat Pelajar Merangin Hilang di Jakarta, Ketua DPRD Merangin Keliling Pasar hingga Terminal

FOTO-FOTO Penangkapan Ayah yang Bunuh Anak Kandung, Begini Wajah Musadi

"Kalau dari segi pembicaraannya, kejiwaan pelaku tidak terganggu apa yang kami tanyakan selalu dijawab. Jawabannya lurus-lurus aja," imbuhnya. 

"Tapi kami akan tetap periksa kejiwaannya," sambung Karto.

Untuk proses lidik, pihaknya setelah memeriksa beberapa orang saksi di antaranya istri pelaku, Paman korban, tetangga yang menemukan pertama kali serta saksi-saksi lainnya.

Musadi merupakan pelaku pembunuhan anak kandungnya yang terjadi pada akhir Januari lalu. 

Dia tega membunuh putrinya yang masih berusia lima tahun itu karena kesal yang diawali oleh pertengkaran hebat bersama isterinya.

Keharmonisan keluarga ini telah terganggu lama, namun puncaknya ketika Musadi meminta dibuatkan segelas teh manis dengan isterinya sepulang dari bekerja menggerai emas. Permintaan itu ditolak oleh isterinya.

"Mak Diana buat teh mak Diana," kata Musadi menirukan obrolannya bersama sang istri kepada penyidik.

"Dijawab bikinlah dewek. Ado bawa sen balek ? Sudah tu aku jawab, aku pergi ado kau ngasih bahan, dijawabnyo dak ado dak," katanya lagi.

Setelah itu, sang isteri berkata jika dirinya sudah tidak sudi lagi menjadi isterinya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved