Viral Curhat Seorang Wanita di Wuhan, Tumpuk Makanan Sebulan, Ada yang Beli Garam Banyak Sekali

Seorang pria beli garam banyak sekali. Ia ditanya, kenapa beli begitu banyak. Jawabnya: "Gimana seandainya isolasi terjadi sepanjang tahun?"

Editor: Nani Rachmaini
Youtube/Channel 4 News
Pertokoan di Wuhan China tutup. 

Viral Curhat Seorang Wanita di Wuhan, Tumpuk Makanan Sebulan, Ada yang Beli Garam Banyak Sekali

TRIBUNJAMBI.COM, WUHAN - Guo Jing tinggal di Wuhan, kota di China yang menjadi pusat penyebaran wabah virus corona yang membuat dunia khawatir.

Sejak 23 Januari, kota itu diisolasi untuk mencegah meluasnya penyebaran penularan.

Tak ada transportasi, toko-toko dan bisnis tutup, penduduk diminta tinggal di dalam rumah.

Jing, 29 tahun, adalah seorang pekerja sosial yang tinggal sendirian.

Seminggu terakhir ia menulis catatan harian - ia membagikannya dengan BBC.

Kamis 23 Januari - hari penutupan kota

Saya bangun tidur dan mendengar kota sudah ditutup. Saya tak paham apa ini artinya, berapa lama akan berlangsung dan persiapan apa yang harus saya lakukan.

Daftar Harga HP Oppo Terbaru - Oppo A5s Rp 1 Jutaan, Reno2 F dengan RAM 8 GB Rp 4 Jutaan

Wapres Maruf Amin Tinjau Jalur Kereta Api Malah Diributkan Warganet, Ramai Keluhan di Medsos

Baru Naik Sebentar Harga Sawit Kembali Anjlok, Petani di Tanjab Timur Lesu

Banyak berita yang menyebalkan. Banyak pasien tak tertampung rumah sakit karena kurangnya tempat. Mereka tak dapat perawatan yang layak.

Orang-orang memakai masker, teman-teman saya bilang sebaiknya saya menumpuk pasokan makanan. Beras dan mi hampir habis di toko-toko.

ANTISIPASI VIRUS CORONA - Penumpang penerbangan internasional tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Kamis (10/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ANTISIPASI VIRUS CORONA - Penumpang penerbangan internasional tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Kamis (10/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ (SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Image caption Ketakutan akan virus corona menyebabkan masker habis di toko-toko dan apotik

Seorang pria beli garam banyak sekali. Ia ditanya, kenapa beli begitu banyak.

Jawabnya: "Gimana seandainya isolasi terjadi sepanjang tahun?"

Saya ke apotek, mereka mulai membatasi pembeli. Mereka sudah kehabisan masker dan alkohol pembasmi kuman.

Sempat Heboh Virus Corona di Jambi, Pasien RSUD Mattaher Akhirnya Pulang, Dokter Pastikan Hanya ISPA

Sesudah menumpuk makanan, saya masih dalam keadaan terguncang.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved