Berita Sarolangun
Limun Siapkan Perahu, Batang Asai Siapkan Alat Berat, Antisipasi Siaga Bencana di Sarolangun
Limun Siapkan Perahu, Batang Asai Siapkan Alat Berat, Antisipasi Siaga Bencana di Sarolangun
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Deni Satria Budi

Limun Siapkan Perahu, Batang Asai Siapkan Alat Berat, Antisipasi Siaga Bencana di Sarolangun
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Tim gabungan siaga bencana Hidrometeorologi (Banjir, banjir bandang, longsor dan angin puting beliung) siap untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir atau longsor di Kabupaten Sarolangun.
Persiapan dalam mengatasipasi persoalan bencana, Pemerintah Kabupaten Sarolangun, sudah memperisapkan baik dari personil maupun peralatan.
"Ada dua hal yang kita waspadai diantaranya banjir dan tanah longsor. Dua hal ini menjadi pantauan kita untuk selalu siaga," kata Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri.
Adapun wilayah yang menjadi titik rawan tanah longsor, sering terjadi di Kecamatan Batang Asai.
Nantinya kata Wabup, akan disiagakan alat berat dari dinas PUPR dalam hal ini UPTD Alkal.
• Status Banjir di Jambi Masih Siaga, Ini Penjelasan BPBD Provinsi Jambi
• Resmi Pimpin Universitas Jambi, Sekjen Kemendikbud Ainun Naim, Lantik Prof Sutrisno Sebagai Rektor
• Artis-artis Ganteng dan Cantik yang Tak Disangka dari Jambi, Ada Aktor, Aktris hingga Pelawak
Sementara titik rawan banjir ada disejumlah kecamatan diantaranya Kecamatan Limun, Sarolangun, Pauh dan Mandiangin.
Untuk daerah rawan banjir, tim sudah turun untuk meletakan peralatan seperti perahu penyelamatan terutama di kecamatan Limun.
"Kita sudah stanby kan perahu karet di sana untuk persiapan evakuasi warga, artinya untuk tim sudah siap," terangnya.
Sementara Camat Limun, Sibawaihi mengatakan, daerahnya tersebut merupakan salah satu daerah yang rawan banjir dan menjadi langgan banjir jika musim hujan tiba.
Pihaknya sudah antisipasi dengan mendatangkan alat operasional seperti perahu jikalau air semaik tinggi.
• Banyak Isteri di Kota Jambi Gugat Cerai Suaminya, Ini 5 Faktor Penyebab Perceraian, Ada Pihak ke 3
• Jadwal Liga Spanyol - Real Madrid vs Atletico Madrid, Valencia vs Celta Vigo, Barcelona vs Levante
• Mengejutkan! Fraksi PKS Mau Pemerintah Jokowi Legalkan Ganja Diekspor ke Luar Negeri Jadi Komoditas
"Kita sudah siapkan perahu, daerah kita kan rawan banjir. Kita antisipasi untuk ke depannya," ujar Sibawaihi.
Sementara itu, Kepala BPBD Sarolangun, Trianto menyatakan, hingga saat ini belum ada laporan desa yang terdampak banjir. Meski diakuinya, saat ini debit Sungai Batang Tembesi sudah mulai naik.
"Untuk hari ini debit air tinggi, dari laporan belum ada desa kena banjir," ungkapnya, Jumat (31/1/2020).
Terpisah Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomy Radya Lubis juga menginstruksikan agar Babinsa cepat tanggap terhadap Indonesia yang masih menghadapi hidrometeorologi khsususnya di Kabupaten Sarolangun.
"TNI adalah bagian rakyat, kita harus cepat membantu kesulitan masyarakat pada saat bencana, minimal kita hadir untuk mengkoordinasikan suatu kejadian," katanya.
Kata Dandim, dalam pemetaannya bahwa, daerah yang rawan terjadi bencana yang harus diwaspadai seperti longsor ada di derah Kecamatan Batang Asai dan Kecamatan Limun.
"Banjir apabila debit air naik. Mudah-mudahan kita berdoa agar bencana tidak hadir di Kabupaten Sarolangun. Sampai saat ini belum mendengar situasi yang sangat mendesak," bebernya.
Menurut informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengenai curah hujan sampai saat ini, cuaca tidak bisa ditentukan secara pasti, pihaknya selalu berkoordinasi agar selalu tetap waspada.
"Kita tetap waspada," ungkapnya. (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)
Limun Siapkan Perahu, Batang Asai Siapkan Alat Berat, Antisipasi Siaga Bencana di Sarolangun (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)