Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Update Sidang Pemakzulan Donald Trump, Ken Starr: Mirip Perang, Impeachment Adalah Neraka

Pengacara Donald Trump, Jay Sekulow bersikeras mengaku tidak ada yang salah dari urusannya dengan pemerintah Ukraina.

Editor: Suci Rahayu PK
Tangkap Layar YouTube ABCNEWS
Mantan Jaksa Agung Florida, Pam Bondi fokus melihat kinerja Hunter Biden di dewan perusahaan energi Ukraina, Burisma. 

Ia mengatakan kepada Senat bahwa Demokrat House menggunakan perjalanan pribadi pengacaraa Trump, Rudy Giuliani di Ukraina sebagai 'selingan penuh warna'.

Katanya, Guiliani berusaha membela Trump dalam penyelidikan Mueller dengan mencoba menemukan informasi bahwa Ukraina ikut campur dalam pemilihan 2016.

Pengacara Trump lainnya, Jane Raskin buka suara.
Ia mengatakan kepada Senat bahwa Demokrat House menggunakan perjalanan pribadi pengacaraa Trump, Rudy Giuliani di Ukraina sebagai 'selingan penuh warna'.
Pengacara Trump lainnya, Jane Raskin buka suara. Ia mengatakan kepada Senat bahwa Demokrat House menggunakan perjalanan pribadi pengacaraa Trump, Rudy Giuliani di Ukraina sebagai 'selingan penuh warna'. (Tangkap Layar YouTube ABCNEWS)

5. Jawab Ken Starr

Ken Starr diketahui pernah menjadi advokat pemakzulan presiden Bill Clinton.

"Kita hidup dalam apa yang saya pikir dapat dengan tepat digambarkan sebagai 'zaman impeachment'," katanya.

"Seperti perang, pemakzulan adalah neraka, atau setidaknya pemakzulan presiden adalah neraka," tambahnya.

"Kita yang hidup melalui pemakzulan Clinton, termasuk anggota badan ini, sepenuhnya memahami bahwa pemakzulan presiden sama dengan perang domestik," tambahnya.

Ia menambahkan, meskipun impeachment Trump ini dilindungi oleh Amandemen Pertama yang dijunjung tinggi.

Perang kata-kata dan perang gagasan menurutnya tidak dapat dihindari.

Sidang Pemakzulan Trump dapat dipantau melalui YouTube ABCNEWS berikut ini:

Pat Cipollone Angkat Bicara

Demokrat menuduh Trump menempatkan kepentingan politik pribadinya di atas keamanan nasional Amerika Serikat dengan menahan bantuan ke Ukraina.

Menurut Demokrat, hal itu dilakukan Trump untuk menekan Ukraina agar mengumumkan penyelidikan terhadap saingan politiknya, Joe Biden.

Terkait hal ini, pengacara Donald Trump Pat Cipollone angkat bicara.

Mereka menggemakan argumen, bahwa Demokrat tidak hanya berusaha membatalkan hasil pemilu 2016, tapi juga membatalkan pemilu yang akan datang pada 2020 ini.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved