Berita Sarolangun

Bakal Ada Kenaiakan, Segini Harga Sewa Kios dan Lapak di Pasar Singkut, Sarolangun

Bakal Ada Kenaiakan, Segini Harga Sewa Kios dan Lapak di Pasar Singkut, Sarolangun

Bakal Ada Kenaiakan, Segini Harga Sewa Kios dan Lapak di Pasar Singkut, Sarolangun
Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto
Bakal Ada Kenaiakan, Segini Harga Sewa Kios dan Lapak di Pasar Singkut, Sarolangun 

Bakal Ada Kenaiakan, Segini Harga Sewa Kios dan Lapak di Pasar Singkut, Sarolangun

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pasca penggusuran pedagang kaki lima (PKL) liar di wilayah Pasar Singkut, Kabupaten Sarolangun, para pedagang mulai memadati dan beralih menjajakan dagangannya di pasar modren Singkut.

Kadis Perindagkop dan UMKM Sarolangun Kasiyadi mengatakan, pasar modren Singkut saat ini ditempati ratusan pedagang.

Menurutnya, dari ratusan pedagang itu terdiri dari 14 komoditi yang menempati pasar tersebut. Sedangkan pemindahan para pedagang dikelola pihak asosiasi pasar yang dibentuk.

"Ada 14 komoditi jumlahnya 391 pedagang, semua pedagang ini sudah siap pindah dengan membayar DP untuk mengganti tempat jualan yang difasilitasi asosiasi. Ada yang sudah lunas ada juga yang baru bayar separuh," jelasnya.

Dianggap Buat Macet, Ratusan Lapak Pedagang di Pasar Singkut Dibongkar Satpol PP

Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anak karena Tak Mampu Sewa Ambulans, Kisah Nyata

Benarkah Virus Corona Merupakan Senjata Biologi China? Mantan Intelijen Israel Ungkap Faktanya

Biaya tempat tersebut dikenakan kepada para pedagang, karena pihak asosiasi telah menyiapkan tempat berupa meja dan kios bagi para pedagang. Besarannya pun bervariasi sesuai dengan bangunan yang dibuat.

"Untuk keseriusan pedagang, maka ada yang bayar DP dulu. kemudian siapa yang nyewa itulah yang nunggu, tidak ada yang over. Setiap tiga bulan sekali akan dievaluasi, karena peminatnya banyak. Jumlahnya bisa permintaan sampai 500 pedagang," ujarnya.

Berikut rincian biaya tempat yang dikenakan per komoditi pedagang, yang berjumlah sebanyak 14 komoditi, diantaranya.

Pedagang Kaki Lima di Pasar Singkut akan mengisi pasar modern
Pedagang Kaki Lima di Pasar Singkut akan mengisi pasar modern (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)
  • 1. Pedagang Sayur eceran ukuran 1,5 X 2 meter sebanyak 130 meja dikenakan biaya tempat Rp 600.000
  • 2. Pedagang Sayur grosir ukuran 2x2 meter sebanyak 21 meja dikenakan biaya tempat Rp 700.000
  • 3. Pedagang buah-bahan ukuran 2x2 meter sebanyak 22 meja dengan biaya tempat Rp 800.000
  • 4. Pedagang aksesoris besar ukuran 2,5x3 meter sebanyak 44 kios dengan biaya tempat Rp 1,5 juta
  • 5. Pedagang aksesoris kecil ukuran 2x3 meter sebanyak 19 kios dengan biaya tempat Rp 1,2 juta
  • 6. Pedagang kuliner dengan ukuran 3,3 x6 meter sebanyak 7 kios dengan biaya tempat Rp 5 juta
  • 7. Pedagang makanan ukuran 2, 7x2,2 meter sebanyak 39 meja dengan biaya tempat Rp 700.000
  • 8. Pedagang santan dengan ukuran 3,3 x6 meter sebanyak 15 kios dengan biaya tempat Rp 5 juta
  • 9. Pedagang manisan dengan ukuran 3,8 X 2,9 meter sebanyak 10 kios dengan biaya tempat Rp 4 juta
  • 10. Pedagang ikan kolam ukuran 1,5 X 2 meter sebanyak 31 kolam dengan biaya tempat Rp 400.000
  • 11. Pedagang ayam ukuran 1,5 X 2 meter sebanyak 33 meja dengan biaya tempat Rp 400. 000
  • 12. Pedagang daging dengan ukuran 1,5 X 2 meter sebanyak 4 meja dengan biaya tempat Rp 400.000
  • 13. Pedagang ikan es dengan ukuran 1,5 X 2 meter sebanyak 7 meja dengan biaya tempat Rp 400.000
  • 14. Pedagang ikan sungai dengan ukuran 1,5 X 2 meter sebanyak 9 meja dengan biaya tempat Rp 400.000.

Kasiyadi juga menjelaskan bahwa setiap pedagang memang dibuatkan tempat dengan catatan membayar biaya tempat.

Untuk ke depan akan diminta retribusi dari pedagang atas tagihan listrik dan air, biaya kebersihan hingga biaya keamanan.

"Draft perda yang baru inikan main per meter perhari, jadi akan ada kenaikan. Kemudian listrik dan air, berapa tagihan sebulan, jadi dilihat pedagang yang menggunakan listrik dan air, hingga nanti biaya kebersihan dan keamanan," katanya.

Kemudian ia juga meminta agar para pedagang untuk mematuhi aturan, agar tidak berjualan di pinggir jalan poros kecamatan singkut karena mengganggu lalu lintas.

Sedangkan pasar singkut yang belum diresmikan ini, pihaknya tentu akan segera melaporkan kepada Bupati Sarolangun setelah semua pedagang telah menempati gedung Pasar tersebut.

"Maka kita minta pedagang agar patuh dengan aturan, karena kalau sekarang tempat sudah ada jadi tidak ada alasan lagi pedagang berjualan keluwuran di pinggir jalan itu yang mengganggu lalu lintas," katanya.

Bakal Ada Kenaiakan, Segini Harga Sewa Kios dan Lapak di Pasar Singkut, Sarolangun (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved