Berita Tanjab Barat
Terpaksa Keluarkan Kos Lebih, Warga Berharap Jembatan Sugeng di Bram Itam Segera Difungsikan
Terpaksa Keluarkan Kos Lebih, Warga Berharap Jembatan Sugeng di Bram Itam Segera Difungsikan
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Deni Satria Budi
Terpaksa Keluarkan Kos Lebih, Warga Berharap Jembatan Sugeng di Bram Itam Segera Difungsikan
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Demi kepentingan masyarakat, Kepala Desa Jati Emas, minta pemerintah segera mengoperasikan Jembatan Sugeng.
Selama pembangunan jembatan, warga terpaksa menjual hasil tani dengan jalan memutar dan menambah ongkos.
Dibangunnya jembatan Sugeng, yang berada di Kecamatan Bram Itam tersebut membuat masyarakat Desa Jati Emas, sangat mengeluh. Khususnya jika hendak menjual hasil tani.
Menurut Muholid, Kepala Desa (Kades) Jati Emas, warga bukannya tidak bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan tersebut.
• Baru Dibangun dan Belum Dilewati, Jembatan Sugeng di Bram Itam, Tanjab Barat Sudah Alami Kerusakan
• Makna Tahun Baru Imlek Bagi 2 Pelajar di Kuala Tungkal, Momen Berkumpul Bersama Keluarga Besar
Namun hendaknya jembatan tersebut segera difungsikan. Sebab selama tujuh bulan masa pembangunan, aktivitas masyarakat yang hendak menjual hasil tani terpaksa mengeluarkan cost yang lebih tinggi.
Bagaimana tidak, maka mereka harus melewati jalan lain yang cukup jauh.
"Harga sawit yang seharusnya Rp 1.800, ini jadi Rp 1.500. 300 rupiah untuk ongkos, karena harus keliling," ungkap Muholid, Kades Jati Emas, Jumat (24/1/2020).
Perubahan harga tersebut bukan hanya untuk kelapa sawit saja, melainkan untuk semua, termasuk bahan pokok.
Selain itu, dengan kondisi jembatan sementara sebagai akses melintas warga tersebut cukup mengkhawatirkan. Sebab jembatan sementara itu telah menelan korban, yaitu mobil pengangkut ayam terbalik.
"Nunggu apa lagi, tujuh bulan sakit hati masyarakat itu menunggu jembatan itu. Masyarakat sudah pada ngeluh," katanya.
Dia meminta jembatan itu segera dioperasikan. Dia mengatakan jika belum memadai untuk roda empat, setidaknya kendaraan roda dua melintas jembatan baru, mobil lewat jembatan sementara.
Terpaksa Keluarkan Kos Lebih, Warga Berharap Jembatan Sugeng di Bram Itam Segera Difungsikan (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)