Gundukan Diduga Candi di Berbak

BPCB Masih Akan Cek Temuan yang Diduga Struktur Candi di Berbak

Terkait temuan diduga struktur candi di Kelurahan Simpang Kecamatan Berbak, BPCB Jambi masih akan melakukan pengecekan ke lokasi.

BPCB Masih Akan Cek Temuan yang Diduga Struktur Candi di Berbak
Tribunjambi.com/Abdullah Usman
Ismail menemukan struktur yang diduga sebuah candi. Temuan itu berlokasi di Kelurahan Simpang, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjab Timur, Kamis (23/1/2020). 

BPCB Masih Akan Cek Temuan yang Diduga Struktur Candi di Berbak

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Terkait temuan diduga struktur candi di Kelurahan Simpang Kecamatan Berbak, BPCB Jambi masih akan melakukan pengecekan ke lokasi. 

Pasca ditemukan tumpukan batubata yang diduga struktur candi oleh juru Kuncen Makam Rangkayo Hitam, Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya BPCB Jambi, Iskandar, mengakui belum menerima laporan terkait hal tersebut.

"Terkait hal itu nanti saya akan lakukan pengecekan terlebih dahulu, hingga saat ini saya baru tahu ini ada temuan diduga candi," ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Lebih lanjut dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh lagi. Terutama terkait kebenaran dan informasi lebih lanjut terkait temuan warga tersebut.

"Intinya kita akan cek dulu ke lokasi baru kita bisa mengetahui," jelasnya.

BREAKING NEWS Ismail Temukan Gundukan Tanah yang Diduga Candi di Berbak

Dititipi Kunci Rumah, Dua Pria di Bungo Justru Curi Tiga HP Pemilik Rumah

Sukseskan Perkemahan Wirakarya Nasional Pramuka 2020, Gubernur Fachrori Alokasikan Rp 5,8 Miliar

Sementara itu, Penemu diduga candi tersebut Mael mengatakan, terkait temuan struktur batu bata yang berbentuk candi tersebut kemungkinan besar benar candi. Melihat dari temuan-temuan sebelumnya dan dari susunan batu bata yang ditemukan. 

"Untuk keasliannya batu tersebut asli bata candi, dari ukuran panjang ketebalan sama dengan bata cetakan untuk pemugaran. Namun yang membedakannya dari bentuk siku sudut bata tidak simetris dan cenderung tidak rapi. Selain itu dari pembakaran dan jenis tanah berbeda," jelasnya.

"Selain itu batu bata asli candi lebih lembut dan cenderung rapuh akibat lama terbenam, itu ciri khasnya," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya pula, untuk panjang batu bata yang baru ditemukan tersebut memiliki panjang lebih kurang  60 cm dengan lebar 20 cm dan ketebalan sekitar 5-6 cm.

"Saat ditemukan susunan bata terdiri dari tiga bagian bata yang tersusun berbeda arah sepanjang 1,5 m," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved