Pasutri Bawa Kabur Uang Arisan
BREAKING NEWS Fakta Baru Pasutri yang Diduga Bawa Kabur Uang Arisan Rp 500 Juta
Pasangan suami istri di Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, IJ dan EL, secara resmi dilaporkan ke polisi.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Duanto AS
BREAKING NEWS Ternyata Pasutri yang Diduga Bawa Kabur Uang Arisan Rp 500 Juta Ikut Banyak Arisan
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pasutri yang membawa kabur uang arisan lebih dari Rp 500 juta membuat geger warga Sarolangun.
Pasangan suami istri di Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, IJ dan EL, secara resmi dilaporkan ke polisi.
Pasutri itu dilaporkan karena diduga telah melarikan uang arisan Rp 500 juta lebih.
• ONE OK ROCK Bakal Manggung di Jakarta, Hari Ini Tiket Konsernya Dijual, Lini Masa Twitter Heboh
• Perut Vanessa Angel Jadi Pembahasan, Benar sedang Hamil? Dody Sudrajat Beri Komentar Begini
• Jelang Perayaan Imlek 2020, Inilah 7 Shio Paling Hoki yang Bawa Keberuntungan di Tahun Tikus Logam
Mereka diduga kabur membawa uang ratusan juta setelah memenangkan arisan.
Kapolsek Mandiangin, Iptu Adi Prayitno, mengatakan polisi masih mendalami kasus dugaan penipuan uang arisan itu.
Masalah itu masih simpang siur karena grup arisan yang diikuti oleh terduga pelaku EL sangat banyak.
"Banyak grupnya kelompok arisannya," katanya.
Kata Kapolsek, pihaknya sempat bertemu dengan ketua kelompok dari anggota yang diduga kabur tersebut.
Dalam arisan tersebut ada delapan kelompok, satu kelompok jumlahnya ada 5-10 orang.
Dalam kelompok itu ada nama terduga pelaku yang membawa kabur uang arisan tersebut.
"Informasinya pelaku narik pertama semua dan abis itu dia kabur, gak mau bayar lagi. Tapi kelompok lainnya belum tahu juga belum ada laporan," katanya.
"Dia itu (diduga pelaku) sudah narik pertama semua dan sudah itu lari kabur. Dan informasinya dia ikut juga di kelompok lain. Dia banyak ikut arisan, gali lubang, tutup lubang," ujarnya
Ungkap Kapolsek, masalah ini baru sebagian diproses dengan mengumpulkan para saksi.
"Dari laporan yang diperiksa juga belum ada kepastian," ungkapnya.