Sudah Jadi Buronan Kabur ke Singapura, KPK Tetap Panggil Harun Masiku

Harun merupakan tersangka pemberi suap kepada Komisioner nonaktif KPU Wahyu Setiawan terkait kasus PAW anggota DPR terpilih tahun 2019-2024.

Sudah Jadi Buronan Kabur ke Singapura, KPK Tetap Panggil Harun Masiku
(KOMPAS.com/Haryantipuspasari)
Arief Budiman, Ketua KPK. Sudah Jadi Buronan Kabur ke Singapura, KPK Tetap Panggil Harun Masiku 

Sudah Jadi Buronan Kabur ke Singapura, KPK Tetap Panggil Harun Masiku

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Tim penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap caleg PDIP Harun Masiku, Jumat (17/1/2020).

Harun merupakan tersangka pemberi suap kepada Komisioner nonaktif KPU Wahyu Setiawan terkait kasus PAW anggota DPR terpilih tahun 2019-2024.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai tersangka," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi, Jumat (17/1/2020).

Pemanggilan Jumat ini merupakan pemeriksaan pertama Harun sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (9/1/2020) lalu.

KPK sendiri hingga kini belum mengetahui keberadaan Harun yang disebut-sebut terbang ke Singapura pada Senin (6/1/2020) lalu, dua hari sebelum OTT terhadap Wahyu dan tersangka lainnya.

Goyangan Tik Tok Agnez Mo dan Chloe Xaviera Bikin Kaget, Gayanya Beda dengan Orang Kebanyakan

Hanya Lulusan SD, Montir Motor di Pinrang Terbangkan Pesawat Terbang Rakitan Sendiri, Warga heboh

Terungkap, Sebelum Wafat Lina Ternyata Pernah Kirim Pesan Begini Untuk Calon Istri Sule

Lembaga antirasuah sebelumnya telah mengultimatum Harun untuk menyerahkan diri ke KPK dan bersikap kooperatif dalam proses penyidikan.

Menurut Ali, sikap tidak kooperatif Harun justru akan merugikan dirinya sendiri karena tidak bisa menerangkan dugaan keterlibatannya dalam kasus ini.

"Juga nanti tentunya lebih jauh ketika di proses persidangan juga tentunya dipertimbangkan sebagai orang yang tidak kooperatif ketika menjalani pemeriksaan," kata Ali.

Seperti diketahui, Harun melakukan penyuapan agar Komisioner KPU Wahyu Setiawan bersedia memproses pergantian anggota DPR melalui mekanisme PAW.

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved