Berita Tanjab Timur

Wacana Pemerintah Pusat Cabut Subsidi Gas 3 Kg, Disperindag Tanjabtim Akui Belum Ada Instruksi

Wacana Pemerintah Pusat Cabut Subsidi Gas 3 Kg, Disperindag Tanjabtim Akui Belum Ada Instruksi

Wacana Pemerintah Pusat Cabut Subsidi Gas 3 Kg, Disperindag Tanjabtim Akui Belum Ada Instruksi
Tribunjambi.com/Abdullah Usman
Kabid Perdagangan Disperindag Tanjabtim, Afrinaldi. Wacana Pemerintah Pusat Cabut Subsidi Gas 3 Kg, Disperindag Tanjabtim Akui Belum Ada Instruksi

Wacana Pemerintah Pusat Cabut Subsidi Gas 3 Kg, Disperindag Tanjabtim Akui Belum Ada Instruksi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Wacana Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM akan menyetop subsidi elpiji melon atau LPG 3 Kg, mulai semester II 2020.

Terkait wacana itu, Dinas Perindag Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengaku sejauh ini belum menerima instruksi tentang wacana tersebut.

Tentang wacana pemerintah pusat tersebut, akan berdampak pada harga gas LPG 3 Kg, yang dikhawatirkan masyarakat akan terjadi kenaikan dari harga saat ini yang dibanderol sekira Rp 20 ribu.

Pemerintah Rencanakan Penyaluran Gas LPG 3 Kg Gunakan Skema Tertutup, Begini Penjelasannya!

Penyalurannya Tidak Sesuai Peruntukkan, 1 Pangkalan LPG 3 Kg di Kuala Tungkal Disanksi PHU

Ketinggian Air di Tanjab Timur Siaga II, Ada Pertemuan Air Pasang Laut dan Muara Sungai Batanghari

Dinas Perdagangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, melalui Kabid Perdagangan Afrinaldi saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, mengaku masih belum menerima instruksi tersebut.

Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah tentunya daerah akan mengikuti. Ditambah instruksi tersebut nantinya dikeluarkan langsung dari dirjen.

"Memang setiap peraturan atau kebijakan yang baru keluar itu akan menimbulkan pro dan kontra. Tapi, yang jelas saat ini kita belum terima instruksi ataupun surat dari pusat," jelasnya.

Saat ini harga HET gas LPG 3 Kg masih sesuai pada tahun sebelumnya. Hanya saja untuk harga disesuaikan dengan lokasi dan jarak pangkalan. Mengenai harga standar mulai dari Rp19 ribu hingga Rp28 ribu per tabung.

"Namun untuk tahun ini masih akan ditinjau kembali, terutama terkait harga HET di wilayah yang masuk kategori jauh," jelasnya.

"Untuk harga HET tersebut tentunya berdasarkan SK Bupati No 276 tahun 2019, tahun ini belum ada perubahan harga masih akan ditinjau kembali," tegasnya.

Wacana Pemerintah Pusat Cabut Subsidi Gas 3 Kg, Disperindag Tanjabtim Akui Belum Ada Instruksi (Tribunjambi.com/Abdullah Usman)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved