Tak Terima Disebut Otak Pembunuhan, Kivlan Zen Minta Wiranto dan Tito Karnavian Hadir di Persidangan

Keinginan dari Kivlan Zen itu, didasari karena ia ingin membuktikan apakah dirinya menjadi otak rencana pembunuhan seperti yang disebut di surat

Tak Terima Disebut Otak Pembunuhan, Kivlan Zen Minta Wiranto dan Tito Karnavian Hadir di Persidangan
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Kivlan Zen di ruang sidang PN Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019). 

Tak Terima Disebut Otak Pembunuhan, Kivlan Zen Minta Wiranto dan Tito Karnavian Hadir di Persidangan

TRIBUNJAMBI.COM - Kivlan Zen meminta Wiranto dan Tito Karnavian ikut dihadirkan dalam persidangan kasus kepemilikan senjata api ilegal dan peluru tajam.

Hal itu disampaikan saat terdakwa Kivlan Zen membacakan eksepsi di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Keinginan dari Kivlan Zen itu, didasari karena ia ingin membuktikan apakah dirinya menjadi otak rencana pembunuhan seperti yang disebut di surat dakwaan yang dibuat oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kivlan Zen dan Wiranto
Kivlan Zen dan Wiranto (kolase tribun)

"Hal mana tidak memenuhi pembuktian dalam hukum pidana sehingga dengan tidak pernah dilakukan tes kebohongan terhadap Helmi Kurniawan alias Iwan telah memberikan keyakinan kepada saya perlunya Wiranto dan Tito Karnavian dihadirkan dalam persidangan," kata Kivlan Zen.

Kivlan Zen menghubungkan pernyataan Tito Karnavian bersama Wiranto pada 28 Mei 2019 lalu, dengan keterangan juru bicara Polri, Irjen M. Iqbal yang menyebutkan berdasarkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) tersangka, adanya rencana pembunuhan.

JPU menyebut Kivlan sebagai otak rencana pembunuhan terhadap Wiranto, Luhut Binsar Panjaitan, Budi Gunawan, Gorece Mere dan Yunarto Wijaya.

Hal ini berdasarkan keterangan dari salah seorang terdakwa, Helmi Kurniawan alias Iwan.

Kronologi Zulfan Tenggelam di Perairan Tungkal, Sempat Pegang Tangan Temannya Sebelum Ditelan Arus

Misteri Ayah dan Ibu Anya Geraldine yang Tak Pernah Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ganti Nama

"Maka menjadi adil untuk dipanggil ke pengadilan untuk didengar keterangannya yang telah membocorkan isi BAP projustisia kepada masyarakat," kata Kivlan Zen.

Kivlan Zen memberikan keterangan sebagai saksi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Selasa (7/1/2020). (Tribunnews.com/Glery Lazuardi)

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved