Kantor Disdik Muarojambi Dijaga Ketat

Sekelompok Orang Desak Disdik Muarojambi Tuntaskan Kasus Kekerasan Siswa di Muara Pijoan

LSM Akram melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muarojambi, Senin (13/1).

Sekelompok Orang  Desak Disdik Muarojambi Tuntaskan Kasus Kekerasan Siswa di Muara Pijoan
Tribunjambi/Samsul Bahri
LSM Akram melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muarojambi, Senin (13/1), terkait kasus kekerasan yang dilakukan siswa sekolah daras di Pijoan. 

LSM  Desak Dinas Pendidikan Muarojambi Tuntaskan Kasus Kekerasan Siswa di Muara Pijoan

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sekelompok orang yang mengatasnamakan dirinya dari Lembaga Swadaya Masyarakat Akomodasi Rakyat Miskin (Akram) melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muarojambi, Senin (13/1).

Unjuk rasa ini terkait dengan tuntutan untuk kejelasan terhadap kasus tindakan kekerasan yang dilakukan oleh  siswa di sekolah dasar di Muara Pijoan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi.

Dalam kesempatan ini koordinator unjuk rasa, Amir, menyebutkan bahwa pihaknya meminta kejelasan terhadap kasus ini.

Hal ini lantaran menurutnya terhadap tindakan kekerasan di sekolah yang terjadi pada siswa SD tersebut mengakibatkan korban mengalami ganguan psikis.

Dinas Pendidikan Muarojambi Mendadak Dijaga Polisi, Ada Aksi Terkait Kasus Kekerasan Anak Sekolah

VIDEO: Detik-detik Mobil Avanza Ditabrak Kereta Api Logawa Jurusan Purwokerto-Surabaya Gubeng

"Psikis dan mental anak ini tergangu, kami minta kepada dinas pendidikan Kabupaten Muarojambi dan pihak kepolisian untuk menindaktegas terhadap oknum," paparnya.

Dalam kesempatan ini, turut hadir Kasat Intelkam Polres Muarojambi, AKP Army Sevtiansyah, Kasat Babinkamtibmas Polres Muarojambi Iptu Ferry, Kabag Ops Polres Muarojambi, Kompol Sobirin, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muarojambi, Erwanisah.

Sementara itu dalam kesempatan ini, pihaknya meminta Disdikbud Kabupaten Muarojambi untuk dapat memberikan pengawasan dan tindakan terhadap pihak sekolah.

"Terakhir itu kita dapat informasi bahwa pihak sekolah menyebutkan bahwa tidak menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Sementara kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah," terangnya.

"Dengan kejadian ini, Dinas pendidikan Kabupaten Muarojambi gagal mendidik karakter anak, di level SD saja sudah berbuat demikian, sudah sangat keterlaluan, sangat disayangkan sekali. Kami minta ini ditindaklanjuti," pungkasnya.

Lebih lanjut, pihaknya meminta kepada Plt Disdikbud untuk dapat memberikan penjelasan terhada kejadian ini.(Samsul Bahri/ Tribunjambi.com)

Kumpulan Doa-doa Terlengkap, Mulai dari Doa Sebelum Tidur, Sesudah Azan hingga Masuk Kamar Mandi

Ini Tata Cara Sholat Taubatan Nasuha, Lengkap dengan Waktu yang Tepat dan Bacaan Doa Taubatan Nasuha

Kumpulan Doa Sehari-hari yang Dianjurkan Diajarkan Pada Anak Sejak Dini Agar Terbiasa Saat Dewasa

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved