Berita Batanghari
Siaga Bencana di Batanghari, Masyarakat Diminta Jangan Asyik Tidur
Ratusan aparat dari berbagai institusi mengikuti apel gabungan siaga bencana tingkat Kabupaten Batanghari, Kamis (9/1) pagi.
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Nani Rachmaini
Apel Siaga Bencana: Bupati Batanghari Minta Masyarakat Jangan Asyik Tidur
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Ratusan aparat dari berbagai institusi mengikuti apel gabungan siaga bencana tingkat Kabupaten Batanghari, Kamis (9/1) pagi.
Apel tersebut digelar di halaman eks Arena MTQ Kabupaten Batanghari.
Apel tersebut guna memantapkan dan penyiagaan personil. Serta mengevaluasi peralatan dalam rangka membantu masyarakat menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Apel dipimpin oleh Kapolres Batanghari, AKBP Dwi Mulyanto. Dan dihadiri Bupati Batanghari Syahirsah SY. Turut dalam apel tersebut personil BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan TNI, Polri, BNNK, Satpol PP, Damkar dan lainnya.
• Laga Perdana Gubernur Cup 2020, Tim Kerinci Berhasil Taklukkan Batanghari 4-1
• Viral Cerita Youtuber Ajukan Endorse Liburan ke Amerika, Atta Halilintar: Apa Salah Kan Bukan menipu
• VIDEO: Viral Penampakan Siluet Tanduk Setan Muncul dari Dalam Laut, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Usai apel, bupati, kapolres dan lainnya keliling untuk mengecek personil dan peralatan yang akan digunakan ketika bencana seperti longsor, dan banjir terjadi.
Bupati Batanghari, Syahirsah SY menyebut, memasuki musim penghujan potensi bencana alam sangat besar terjadi di Kabupaten Batanghari. Seperti banjir dan longsor.
"Perlu adanya peran dan partisipasi setiap pihak dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam. Penanggulangan bencana merupakan urusan semua pihak," ujarnya usai apel gelar pasukan.
Pemkab batanghari, kata Syahirsah telah menetapkan status siaga bencana pertama kalinya di provinsi jambi. Karena berdasarkan ramalan BMKG bahwa curah dan intensitas hujan luar biasa.
"Curah hujan bisa dua sampai tiga kali melebihi intensitas hujan yang normal," katanya.
Dari apel ini, menurutnya, persiapan personil dan peralatan yang ada sudah 100 persen.
"Intinya apel ini kita siaga dulu. Jadi ketika terjadi bencana, kita sudah siap. Jangan ketika bencana terjadi baru menetapkan siaga," sebutnya.
Anggaran yang digunakan untuk menghadapi bencana, ditambahkannya, menggunakan anggaran dari daerah yang diberikan kepada BPBD Batanghari.
"Anggarannya sekitar Rp 4 miliar dari APBD 2020," sebutnya
• TERSANGKA Pembunuh Bayaran Diduga Selingkuhan Zuraida Hanum, Istri Hakim Jamaluddin: Ini Kronologi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/syahirsah-perahu-karet.jpg)