Geger Polisi Gerebek Pabrik Kue Kering yang Selama 5 Tahun Pakai Telur Busuk, Pemilik Jadi Tersangka

Tempat usaha kue kering yang berlokasi di Desa Tukum, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur disegel polisi. Tidak hanya tempat usahanya yang ditutup paksa,

Shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM- Tempat usaha kue kering yang berlokasi di Desa Tukum, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur disegel polisi. Tidak hanya tempat usahanya yang ditutup paksa, polisi juga menetapkan pemilik usaha pembuatan kue kering berinisial IS sebagai tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Kombes Pitra Andrias Ratulangi seperti dilansir dari ANTARANEWS.com mengatakan, IS sudah menjalankan usaha pembuatan kue kering itu sejak 2014.

Tim Polda Jatim menunjukan barang bukti kue bidaran yang menggunakan bahan baku dari telur busuk di rumah industri kue di Lumajang, Selasa (7/1/2020). (ANTARA/Zumrotun).
Tim Polda Jatim menunjukan barang bukti kue bidaran yang menggunakan bahan baku dari telur busuk di rumah industri kue di Lumajang, Selasa (7/1/2020). (ANTARA/Zumrotun). ()

VIDEO: VIRAL Ikan-ikan Naik ke Permukaan di Kota Gorontalo, Mungkinkah Ada Bencana Alam

Siap Pertahankan Gelar Juara, PS Merangin Turunkan Pemain Handal

Sule Angkat Bicara Soal Autopsi Jenazah Lina, Teddy Geram Ribut-ribut Soal Lebam!

Dalam menjalankan usaha pembuatan kue kering itu, pelaku mengaku sengaja menggunakan bahan dasar telur busuk agar dapat menekan biaya produksi.

"Berdasarkan keterangan IS, telur-telur busuk itu diperoleh dari seseorang yang berinisial S dari Probolinggo dengan harga Rp 300 per butir yang dikirim setiap seminggu dua kali dengan jumlah sekitar 3.000 hingga 5.000 butir sekali kirim," terangnya.

Dengan menggunakan bahan dasar tak layak konsumsi dan berpotensi mengancam kesehatan itu, ia dalam sebulan dapat meraup keuntungan hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Lina Jalani Autopsi, Teddy Geram Hingga Ancam Laporkan Balik Rizky Febian

Ismail Ibrahim Mengaku Setor Uang ke Kadis PUPR, Tapi Lupa Nilai Proyek Diterima

Rizky Febian Bocorkan Isi Chat dengan Teddy: Ketemu untuk Membicarkan Aset Segala Macem

Kue kering hasil produksinya, dipasarkan pelaku di sejumlah daerah. Seperti Kabupaten Lumajang, Probolinggo, dan Jember.

"Rumah produksi makanan ringan itu beromset puluhan juta per bulannya karena berdasarkan pengakuannya, produksi dilakukan seminggu empat kali dan dalam sekali produksi bisa mendapatkan omset Rp 4,5 juta yang diedarkan di wilayah Tapal kuda," jelasnya.

Sementara itu seperti dikutip dari Kompas TV, pengungkapan kasus itu berawal dari laporan warga yang merasa resah dengan aktivitas pabrik.

Sebab, warga selalu mencium bau tak sedap saat industri rumahan kue kering itu menjalankan operasinya.

Ciuman Terakhir Lina Sebelum Meninggal Hingga Datang ke Dalam Mimpi Putri Delina!

MISI Super Rahasia Intelijen Kopassus, Sersan Badri Pernah Diminta Loloskan Anggota GAM ke Malaysia

Lima Lolos di Masa Sanggah, Masih Ada Formasi CPNS Kosong Peminat di Tanjab Timur

Begini Mimpi Rizky Febian hingga Ingin Mengetahui Penyebab Meninggalnya Sang Ibunda, Minta Tolong

Dari penggerebekan yang dilakukan polisi dan dinas terkait pada Selasa (7/1/2020), petugas mendapatkan sejumlah barang bukti.

Halaman
123
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved